SAMPANG, RadarMadura.id – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Sampang menggelontorkan anggaran puluhan juta untuk pembangunan jalan usaha tani (JUT) di Kelurahan Tanggumong, Kecamatan Kota Sampang.
Namun, proyek yang berasal dari pokok-pokok pikiran (pokir) anggota dewan tersebut belum dilaksanakan.
Kabid Prasarana dan Penyuluhan Pertanian Disperta KP Sampang Budi Santoso mengakui program pembangunan infrastruktur pertanian itu belum dilaksanakan. Dia mengeklaim, itu atas permintaan petani.
”Sekarang masih musim tembakau, petani meminta (pembangunan JUT dilaksanakan) setelah (musim produksi tembakau) selesai,” ujarnya.
Pembangunan JUT diharapkan dapat mempermudah mobilitas petani. Program tersebut berdasarkan usulan kelompok petani (poktan) melalui anggota dewan.
Sementara poktan yang akan menjadi pelaksana dari program tersebut masih sibuk menanam tembakau.
”Juga supaya (pembangunannya) tidak menganggu petani,” imbuhnya.
Pagu anggaran yang disiapkan untuk pembangunan JUT di Kelurahan Tanggumong, Kecamatan Sampang, adalah Rp 80 juta.
Dana tersebut diproyeksikan untuk pembangunan JUT sepanjang 425 meter. ”Tinggal SPK (surat perintah kerja) saja,” imbuhnya.
Pihaknya berencana program tersebut akan dilaksanakan antara periode September atau Oktober. Sedangkan anggarannya akan dicairkan secara bertahap.
”Pekerjaannya juga sebentar, jadi bisa cepat (selesai),” imbuhnya.
Sementara anggota Komisi IV DPRD Sampang Mohammad Faruk yang merupakan aspirator kegiatan tersebut belum dapat dikonfirmasi.
Sebab, saat dihubungi melalui sambungan teleponnya tidak ada respons. (ay/jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti