
SAMPANG, RadarMadura.id – Memasuki pertengahan tahun, produksi garam di Kabupaten Sampang masih belum ideal.
Konon, salah satu pemicunya karena faktor cuaca yang tidak menentu.
Kabid Perikanan Budi Daya Sampang Moh. Mahfud mengatakan, produksi garam hasil pengamatan institusinya saat ini masih berjalan lamban.
Padahal secara jadwal, bulan ini seharusnya memasuki masa potensial produksi para petambak garam.
“Hasil produksi sementara masih sekitar 25 ribu ton,” katanya saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Madura (JPRM).
Dijelaskan, idealnya pada bulan ini produksi garam semestinya mencapai 50 ribu ton.
Rendahnya capaian tersebut disebabkan faktor cuaca yang tidak menentu.
“Karena kemarin sering terjadi hujan, jadi sangat berpengaruh pada fase produksi,” tambahnya.
Ditambahkan, faktor cuaca yang labil otomatis memengaruhi target yang telah ditetapkan oleh Pemkab Sampang yang mencapai 300 ribu ton lebih.
Target tersebut terancam tidak terpenuhi jika cuaca tidak berpihak kepada petani.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




