SAMPANG, RadarMadura.od – Pendapatan asli daerah (PAD) salah satunya ditopang oleh retribusi parkir.
Meski pada triwulan kedua telah mencapai 27 persen, Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang mengklaim capaian tersebut cukup baik.
Kepala Dishub Sampang Chalilurrachman melalui Kabid Hubungan Darat Khotibul Umam mengatakan, target PAD untuk retribusi parkir tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun lalu, yakni Rp 3,5 miliar dalam satu tahun. ”Alhamdulillah di bulan April capaiannya baik,” katanya.
Hingga April realisasi retribusi parkir mencapai Rp 946 juta dari target. Secara persentase mencapai 27 persen.
Dengan begitu, masih kurang sekitar Rp 2,5 miliar. ”Untuk April ini sudah ideal,” tambahnya.
Dijelaskan, capaian tersebut diklaim lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Pasalnya, capaian pada April 2025 lalu hanya 24 persen. ”Bulan April tahun ini lebih baik,” ulasnya.
Khotib menjelaskan, capaian April tahun ini membaik karena berbagai hal. Misalnya, berkat hasil operasi gabungan yang intens.
”Itu sangat membantu PAD parkir, apalagi berbarengan dengan pembayaran pajak bermotor di KB Samsat,” ujarnya.
Sumber retribusi parkir selama ini dibagi dalam dua jenis, di antaranya parkir khusus yang dikelola pihak ketiga dan parkir tepi jalan yang tersebar di beberapa titik.
”Kami menjamin tidak terjadi kebocoran. Kami berusaha semaksimal mungkin mencegah penyimpangan di lapangan dengan rutin melakukan monitoring secara menyeluruh sesuai peraturan,” pungkasnya. (ay/yan)
Editor : Amin Basiri