Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Diduga Depresi, Warga Kecamatan Kedungdung SampangTewas Gantung Diri

Amin Basiri • Senin, 11 Mei 2026 | 08:51 WIB
OLAH TKP: Anggota Polsek Kedungdung saat melakukan olah TKP di Desa Komis, Kecamatan Kedungdung, Sampang, Sabtu (9/5).
OLAH TKP: Anggota Polsek Kedungdung saat melakukan olah TKP di Desa Komis, Kecamatan Kedungdung, Sampang, Sabtu (9/5).

SAMPANG, RadarMadura id – Suasana Desa Komis, Kecamatan Kedungdung, Sabtu (9/5), geger.

Sebab, warga setempat berinisial R ditemukan tewas gantung diri di pohon mangga.

Kasihumas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo membenarkan kejadian tersebut.

Dikatakan, tempat kejadian perkara (TKP) di Dusun Malaka, Desa Komis, Kecamatan Kedungdung, Sampang, Sabtu (9/5) sekitar pukul 09.00.

”Korban berinisial R, 22, laki-laki, warga Dusun Malaka,” katanya.

Mantan Kapolsek Ketapang itu menjelaskan, sebelum kejadian, seorang warga berjalan kaki pulang dari sawah.

Saat di TKP, warga melihat R dalam kondisi tergantung di pohon mangga yang ada di belakang rumah korban.

”Mengetahui hal tersebut, warga kemudian berbondong-bondong mendatangi TKP,” katanya.

Kemudian, warga mengevakuasi korban dengan cara memotong tali yang mengikat lehernya.

Setelah diturunkan dari pohon, warga melepaskan tali yang terikat di leher korban.

”Berdasarkan keterangan saksi, saat tergantung di pohon mangga, kondisi korban dalam keadaan mata terbuka, lidah menjulur dan berwarna hitam. Sudah tidak bernapas (meninggal),” ungkapnya.

Dijelaskan, Tim Inafis Polres Sampang dan nakes Puskesmas Kedungdung telah melakukan pemeriksaan.

Tujuannya untuk mengecek kondisi dan faktor penyebab korban meninggal.

”Hasilnya, Tim Inafis Satreskrim Polres Sampang dan tim medis dari Puskesmas menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Tim menduga korban bunuh diri dengan cara gantung diri karena depresi,” ungkapnya.

Eko mengungkapkan, pihak keluarga menganggap insiden tersebut sebagai musibah dan tidak akan membawa ke ranah hukum.

”Korban masih bujang dan tinggal bersama neneknya. Sementara orang tua korban bercerai. Ibunya telah wafat,” tandasnya. (bai/yan)

Editor : Amin Basiri
#gantung diri #polres sampang #sampang