SAMPANG, RadarMadura.id – Pengadaan mobil tangki penyuplai pemadam kebakaran berpotensi batal. Pasalnya, anggaran yang disediakan tidak cukup untuk membeli armada sesuai spesifikasi yang diinginkan. Kepastian pengadaan barang tersebut menunggu perubahan anggaran keuangan (PAK) 2025.
Kasi Sarana Prasarana, Informasi dan Pengolahan Data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Daerah Sampang Abd. Rahman menyampaikan, pemerintah menyediakan anggaran sebesar Rp 448 juta untuk pengadaan mobil tangki air. Spesifikasi kendaraannya berkapasitas enam ribu liter.
Namun, pagu anggaran tidak cukup untuk membeli mobil sesuai spesifikasi. Sebab, harga armada mencapai Rp 900 juta lebih. Pihaknya berharap ada penambahan anggaran untuk pembelian armada.
Baca Juga: Pengadaan Mesin Perajang Tembakau di Sampang Dianggarkan Ratusan Juta
”Anggarannya kurang. Jadi harus menunggu perubahan anggaran,” tuturnya.
Menurut Rahman, ada dua opsi yang bisa terjadi setelah PAK. Pertama, melanjutkan rencana pengadaan sesuai spesifikasi awal jika anggaran ditambah. Kedua, dibelanjakan untuk fasilitas lain sesuai kemampuan anggaran. Misalnya, membeli kendaraan roda tiga untuk penyuplai air pemadam kebakaran.
Disampaikan, rencana pengadaan tersebut disusun karena berdasar kebutuhan. Sebab, selama ini, pos pemadam kebakaran di wilayah utara hanya tersedia satu unit mobil damkar. Artinya, belum dilengkapi mobil penyuplai air.
”Bergantung bagaimana hasil PAK. Kalau tidak ditambah, berarti spesifikasi atau fasilitas yang akan dibeli berbeda,” jelasnya. (jun/bil)
Editor : Hendriyanto