SAMPANG, RadarMadura.id – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Trunojoyo Sampang menyediakan lima tandon alternatif di Kelurahan Polagan.
Pasalnya, air yang mengalir ke pelanggan tidak normal atau kotor, bau, dan terasa asin.
Meski begitu, ketersediaan tandon tersebut dinilai belum efektif.
Pelanggan Kelurahan Polagan Darus Salam menyampaikan, Perumdam Trunojoyo Sampang sudah menyediakan tandon alternatif.
Namun, langkah tersebut belum menjawab keluhan pelanggan.
Apalagi, tandon yang disediakan minim jika dibandingkan dengan jumlah pelanggan terdampak.
”Banyak pelanggan yang khawatir tidak kebagian karena tandonnya hanya lima yang disebar,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Darus, penempatan tandon terlalu jauh dengan rumah warga.
Dirinya meminta agar perusahaan pelat merah tersebut menambah jumlah tandon agar lebih dekat dengan pelanggan.
”Adanya tandon alternatif memang cukup membantu. Tapi, masih kurang efektif bagi pelanggan yang terdampak. Kami juga masih berharap tagihan diturunkan atau digratiskan,” pintanya.
Plt Direktur PDAM Trunojoyo Sampang M. Zuhri menyampaikan, pihaknya belum bisa memenuhi semua keluhan pelanggan.
Baca Juga: Pengujian Kualitas Air Perumdam Trunojoyo Sampang Butuh 14 Hari
Sementara hanya menyediakan tandon alternatif bagi pelanggan yang terdampak.
Pihaknya menyadari, jumlah tandon yang disiapkan tidak banyak.
Alasannya, perumdam tidak punya banyak tandon yang bisa digunakan.
Tapi, Zuhri bakal menambah air apabila ada pelanggan yang menyediakan tandon sendiri.
”Jumlah tandon kami terbatas. Kalau ada warga yang ingin menyediakan tandon, kami siapkan airnya,” tukasnya. (jun/bil)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti