SAMPANG, RadarMadura.id – Muarah masih menjalani perawatan di rumah sakit setelah menjadi korban penembakan. Sementara pelaku yang menyarangkan proyektil ke tubuh korban belum ditangkap. Kini Polda Jatim turun tangan untuk mengungkap penanganan kasus penembakan tersebut.
Kasatreskrim Polres Sampang Iptu Edi Eko Purnomo menyatakan, pihaknya belum bisa mengungkap identitas pelaku penembakan terhadap Muarah. Sebab, pelaku termasuk orang tak dikenal (OTK). Polisi masih menelusuri terduga pelaku penembakan.
Baca Juga: Antisipasi Risiko Cedera, Perssu Madura City Putuskan Tak Lakukan Uji Coba
”Pelaku belum diketahui. Kami masih berupaya menelusuri. Doakan saja semoga segera bisa diungkap,” katanya.
Edi mengutarakan, saat ini pihaknya melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif. Sejumlah saksi dipanggil untuk dimintai keterangan. Termasuk warga yang berada di lokasi saat peristiwa penembakan terjadi.
”Sudah banyak yang kami lakukan. Termasuk memeriksa saksi-saksi yang patut diduga mengetahui kejadian tersebut,” tuturnya.
Polres Sampang berkeyakinan segera mengungkap pelaku penembakan terhadap warga Dusun Mandeman Daya, Desa/Kecamatan Banyuates, itu. Apalagi, saat ini penanganan perkara di-back up Polda Jatim.
Itu dilakukan untuk mempercepat pengungkapan kasus penembakan kepada Muarah. ”Yang jelas, sampai saat ini masih penyelidikan,” ungkap Edi.
Peristiwa penembakan itu sebelumnya menghebohkan Desa/Kecamatan Banyuates, Jumat (22/12). Peristiwa penembakan tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 di pinggir jalan Dusun Mandeman Daya. Korban sempat dibawa ke RSUD Syamrabu Bangkalan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan di rumah sakit Pemkab Bangkalan itu, luka tembak yang dialami korban cukup parah.
Baca Juga: Tahun Ini Dishub Bangkalan Tak Sediakan Angkutan saat Nataru, Ini Alasannya
Karena itu, korban harus dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya. ”Lukanya multiorgan,” jelas Direktur RSUD Syamrabu Bangkalan dr Farhat Suryaningrat.
Dokter spesialis kulit dan kelamin itu menjelaskan, saat itu proyektil bersarang di tubuh korban. Bahkan, diduga mengenai tulang rusuknya.
Setelah mempertimbangkan berbagai hal, dokter yang menangani merekomendasi untuk dirujuk ke RSUD dr Soetomo. ”Cederanya juga multitrauma,” ungkap Farhat.
Muhlis selaku adik Muarah sudah mengetahui kasus yang menimpa kakaknya ditangani Polda Jatim. Dia percaya bahwa institusi Polri bisa segera mengungkap kasus tersebut. Dia berharap pelaku penembakan segera ditangkap.
”Saya percaya terhadap institusi Polri, khususnya Polda Jatim dan Polres Sampang, secepatnya dapat mengungkap pelaku kasus penembakan terhadap Mas Muarah,” kata Muhlis.
Muhlis mengungkapkan, ada dua luka tembakan yang dialami kakaknya. Posisi luka itu di pinggang kanan. Saat ini Muarah masih dirawat di RSUD dr Soetomo Surabaya karena belum pulih. ”Kondisi Mas Muarah alhamdulillah berangsur membaik,” ungkapnya. (bil/luq)