Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Yayasan Mambaul Ulum Al Kholili Beringin, Omben, Pendiri Masih Keturunan Batu Ampar, Proppo

Berta SL Danafia • Selasa, 26 Maret 2024 | 20:30 WIB
BELAJAR: Siswa Madrasah Diniyah Mambaul Ulum Al Kholili bekerja sama dengan PGMNI Jatim menyelenggarakan penyuluhan hidup sehat dan bersih oleh mahasiswa Bidang Farmasi Universitas Islam Madura (UIM).
BELAJAR: Siswa Madrasah Diniyah Mambaul Ulum Al Kholili bekerja sama dengan PGMNI Jatim menyelenggarakan penyuluhan hidup sehat dan bersih oleh mahasiswa Bidang Farmasi Universitas Islam Madura (UIM).

SAMPANG, RadarMadura.id – Berdirinya Yayasan Mambaul Ulum Al Kholili Beringin, Desa Tambak, Kecamatan Omben, tidak lepas dari kiprah K Moh. Kholil Abdullah.

Sebab, sebelum berdomisili di lokasi tersebut, hanya berdiri langgar yang menjadi tempat santri ngaji Al-Qur’an.

”Beringin dulunya tempat kecil. Saat itu ada sumur dan di sampingnya ada pohon beringin besar,” ceritanya.

”Maka, dinamakanlah Langgar Beringin setelah ditempati K. Moh Kholil hingga saat ini,” ujar K Syahin Jalal selaku pengasuh sekarang.

Diceritakan, langgar atau musala digunakan sebagai sarana untuk mengaji Al-Qur’an, dan ilmu agama lainnya.

Berdasarkan catatannya, Al Kholili didirikan almarhum K. Moh Kholil Abdullah dengan istrinya, almarhumah Ny Munirah pada 1960 M.

”Keduanya merupakan keturunan dari buyut Abdurrohim Aji Toket dan Buyut Alawi Angsokah dari Batu Ampar,” tuturnya.

BELAJAR CEPAT: Siswa kelas 3 madrasah diniyah sedang mempelajari cara cepat baca kitab kuning dengan metode Al-Fatih. (K AHMAD SYAHIN JALAL UNTUK JPRM)
BELAJAR CEPAT: Siswa kelas 3 madrasah diniyah sedang mempelajari cara cepat baca kitab kuning dengan metode Al-Fatih. (K AHMAD SYAHIN JALAL UNTUK JPRM)

Kiai Syahin menjelaskan, sebelum berkembang seperti saat ini, lembaga pendidikan Mambaul Ulum Al Kholili Beringin hanya sebuah langgar yang dijadikan tempat mengaji anak-anak dan masyarakat sekitar.

Santri diajari membaca syahadat, salat, niat zakat, kadar nisab zakat, berpuasa, berhaji, dan semua hal tentang iman dan Islam.

”Semuanya dipandu langsung oleh Kiai Muhammad Kholil Abdullah dengan keponakan beliau Kiai Haji Muhammad bakar Muafi Abdullah,” terangnya.

Keduanya sering kali berjalan menyusuri rumah-rumah masyarakat untuk mengajari tata cara salat, tata cara bersuci, dan tata cara beribadah yang benar.

Sebab itu, masyarakat banyak yang ingin menjadi khodam atau pembantu yang berkhidmah melayani kiai.

Saat itu, jumlah khodam sekitar 32 orang. Kesehariannya mereka mengaji dan melayani kebutuhan Kiai.

Termasuk mengelola sawah dan hewan peliharaan hingga pada akhirnya santri dimondokkan secara khusus di Langgar Beringin.

PROGRAM LANJUTAN: Siswa kelas 5 madrasah diniyah belajar ilmu fikih dengan metode fikih praktis. (K AHMAD SYAHIN JALAL UNTUK JPRM)
PROGRAM LANJUTAN: Siswa kelas 5 madrasah diniyah belajar ilmu fikih dengan metode fikih praktis. (K AHMAD SYAHIN JALAL UNTUK JPRM)

”Setelah K Muhammad Kholil Abdullah meninggal, yang menjadi pengganti adalah Kiai Muhammad Bakar Muafi Abdullah,” ungkapnya.

Kiai Syahin mengutarakan, pada masa kepemimpinan Kiai Muhammad Bakar Muafi Abdullah, didirikan raudlatul atfal (RA) dan madrasah diniyah.

Hal ini direspons positif masyarakat sekitar. Kegiatan di madrasah dan Pondok Pesantren Mambaul Ulum Al Kholili berjalan berkelanjutan selama 24 Jam.

Kegiatan yang terjadwal seperti salat berjamaah serta kegiatan belajar mengajar dari setiap jenjang pendidikan mulai RA MI Nurus Salam dan Madrasah Diniyah.

Kegiatan lainnya, yaitu pembacaan Rotibul Haddad dan tadarus Al-Qur’an setiap malam.

Pembacaan burdah setiap Selasa malam dan pembacaan Maulidud Dibaie ketika Jumat malam.

Tidak hanya itu, santri juga mengikuti kegiatan ekstrakurikuler seperti hadrah, pencak silat, bekam, dan fasdu serta tahsinul khot.

Selain itu, setiap hari besar Islam seperti Isra Mikraj dan Maulid Nabi Muhammad SAW santri memperingati dengan menggelar berbagai kegiatan. (sin/bil)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Berta SL Danafia
#yayasan #Mambaul Ulum