Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Minim Deteksi Dini, Jumlah Penderita Kanker Payudara Pamekasan Tinggi

Amin Basiri • Senin, 11 Mei 2026 | 07:39 WIB
Gambar Breast Cancer oleh Klaus Nielsen oleh Pexels
Gambar Breast Cancer oleh Klaus Nielsen oleh Pexels

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Kasus kanker payudara masih menjadi perhatian serius di Kabupaten Pamekasan.

Sepanjang periode 2025, jumlah penderita penyakit tersebut masih terbilang cukup tinggi dan menjadi ancaman kesehatan utama bagi perempuan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan Saifudin mengatakan, jumlah pasien BPJS di puskesmas yang terdiagnosis carcinoma mammae atau kanker payudara tahun lalu tercatat 125 orang.

Angka tersebut diperkirakan lebih tinggi karena masih adanya keterlambatan deteksi.

Menurut Saifudin, banyak pasien baru datang ke fasilitas kesehatan saat kondisi sudah memasuki stadium lanjut.

Hal ini dipengaruhi rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan dini, serta minimnya pengetahuan tentang gejala awal kanker payudara.

”Padahal, jika terdeteksi lebih awal, peluang sembuh jauh lebih besar,” ungkap Saifudin.

Dijelaskan, gejala kanker payudara umumnya ditandai dengan perubahan pada bagian payudara.

Tanda-tanda awal yang perlu diwaspadai, yaitu adanya benjolan, perubahan bentuk atau ukuran, perubahan kulit, perubahan puting, dan nyeri tidak biasa.

”Kami terus berupaya meningkatkan penanganan, salah satunya dengan memperkuat layanan di rumah sakit serta menyediakan alat deteksi seperti mammografi,” tuturnya.

Meski demikian, keterbatasan fasilitas spesialis, seperti poli onkologi, menjadi kendala untuk penanganan pasien kanker payudara di Kota Gerbang Salam.

Sehingga, sebagian pasien harus dirujuk ke luar daerah untuk penanganan lanjutan.

”Di sisi lain, kami juga menggencarkan edukasi kepada masyarakat terkait Periksa Payudara Sendiri (SADARI),” pungkasnya. (lil/yan)

Editor : Amin Basiri
#pamekasan #puskesmas #kesehatan #Kanker Payudara