Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Eks Pedagang Bakal Bersurat ke Bupati, Bahas Persoalan Pasar Kolpajung

Amin Basiri • Senin, 2 Februari 2026 | 08:06 WIB
MEGAH: Pengunjung berada di area Pasar Kolpajung, Jumat (29/1).
MEGAH: Pengunjung berada di area Pasar Kolpajung, Jumat (29/1).

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Ketidakpastian di Pasar Kolpajung mendorong para eks pedagang mengambil langkah baru.

Surat resmi akan dikirim ke Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman untuk meminta bertemu langsung.

Salah satu pokok persoalan yang hendak disampaikan adalah dugaan jual beli kios di pasar tradisional tersebut. Praktik itu dinilai menjadi sumber persoalan yang hingga kini belum bisa diuraikan.

Suhar, salah satu pedagang daging di sekitar Pasar Kolpajung mengaku siap hadir bersama rekan-rekannya jika disetujui oleh bupati. Mereka ingin menyampaikan keluhan yang selama ini terpendam.

Menurut dia, persoalan kios hingga pedagang lama yang tersisih terus berulang. Kondisi itu membuat para pedagang semakin merasa kehilangan kepercayaan terhadap proses penyelesaian kasus.

”Kami sudah bertemu dengan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan Muharram untuk membeberkan masalah penataan pasar dan keluhan para pedagang,” ungkapnya.

Oleh karena itu, eks pedagang Pasar Kolpajung ingin memastikan hasil pertemuan tersebut dengan berkomunikasi langsung kepada Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman. Harapannya, solusi konkret bisa segera diputuskan.

Sekadar diketahui, kasus dugaan jual beli kios Pasar Kolpajung sendiri telah dilaporkan ke Polres Pamekasan. Polisi memeriksa saksi pada Agustus 2025 dan melanjutkan klarifikasi pada awal Oktober 2025.

Sementara Bupati Kholilurrahman telah memerintahkan instansi teknis mengurai berbagai persoalan yang terjadi di Pasar Kolpajung. Instruksi itu mencakup dugaan jual beli kios hingga masalah kebersihan.

Masalah kebersihan bahkan sempat disorot Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti saat berkunjung pada akhir Desember 2025. Teguran itu menjadi tekanan tambahan bagi pengelola pasar agar berbenah.

”Kami ingin satu per satu persoalan yang ada ini bisa diselesaikan,” tegas bupati yang juga Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Matsaratul Huda Panempan, Pamekasan itu. (afg/jup)

Editor : Amin Basiri
#Pasar Kolpajung #Bupati Kholilurrahman #pamekasan