PAMEKASAN, RadarMadura.id – Upaya mempertahankan barang dari tangan penjambret berubah menjadi petaka. Sepeda motor yang ditumpangi empat orang menghantam tiang penyangga toko di Jalan Raya Dusun Beltok, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, Rabu (7/1) siang.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.00. Motor bernopol M 3863 CC melaju dari arah barat ke timur di jalan lokal yang menikung dan menurun. Satu penumpang harus meregang nyawa atas insiden tersebut.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pamekasan Ipda Slamet Riyadi menyebut, insiden itu diawali dugaan penjambretan di jalan. Motor korban dipepet dari samping kanan oleh kendaraan lain dari belakang.
“Tas milik korban atau penumpang ditarik. Pengemudi kehilangan kendali,” kata Slamet.
Dalam kondisi panik, pengendara berusaha menguasai laju motor. Namun kendaraan justru oleng dan keluar jalur.
Motor kemudian menghantam tiang penyangga Toko Almira milik Tuplihah di sisi selatan jalan. Benturan keras tak terhindarkan.
Motor dikemudikan Halimatus Sakdiyah, 26. Dia membonceng Sumriyeh, 60, Alfian, 7, serta Kayla, balita 18 bulan.
Baca Juga: Pelajar Meninggal Terlibat Laka Lantas
Akibat kecelakaan itu, Sumriyeh meninggal dunia di lokasi kejadian. Pengemudi serta dua penumpang lainnya mengalami luka ringan.
“Ini laka tunggal. Faktor kecelakaan karena kelengahan pengemudi setelah insiden tersebut,” tegas Slamet.
Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 15 juta. Petugas Satlantas Polres Pamekasan langsung melakukan olah TKP, mengevakuasi kendaraan, serta mengamankan barang bukti ke Unit Laka.
Saat ini, polisi masih mendalami dugaan penjambretan yang memicu kecelakaan maut tersebut. Penyelidikan lanjutan masih dilakukan untuk mengungkap pelaku yang kabur. (afg/dry)
Editor : Hendriyanto