PAMEKASAN, RadarMadura.id – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Pamekasan menjalin kerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Madura. Penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) digelar di Azana Hotel Pamekasan pada Rabu, 6 November 2025, dan dihadiri civitas akademika UIN Madura.
Kegiatan ini disaksikan langsung oleh Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan Kanwil Ditjen Imigrasi Jawa Timur, Suyitno. Ia memberikan dukungan penuh atas kolaborasi antara dunia akademik dan lembaga keimigrasian tersebut.
Kerja sama ini menjadi bagian dari dukungan terhadap Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Fokusnya memperkuat layanan keimigrasian berbasis edukasi, inovasi, dan partisipasi masyarakat.
Melalui kolaborasi ini, kedua pihak berharap dapat membangun jembatan kemitraan yang bermanfaat. Program ini juga menjadi wadah implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Baca Juga: Wujudkan WBBM, Kantor Imigrasi Pamekasan Gelar Seminar Penguatan Budaya Pelayanan Prima
Setelah penandatanganan, kegiatan berlanjut dengan penyampaian materi keimigrasian oleh Analis Keimigrasian Ahli Muda, Farif Tri Maryono. Ia menjelaskan prosedur dan mekanisme layanan keimigrasian serta pentingnya penerapan pelayanan berbasis digital.
Petugas Imigrasi sekaligus Pembina Desa Binaan Imigrasi, Muhammad Gilang Wijaya Wianda, menjadi pemateri berikutnya. Ia memaparkan tentang program Desa Binaan Imigrasi yang bertujuan mendekatkan layanan keimigrasian kepada masyarakat di tingkat desa.
Baca Juga: Kantor Imigrasi Pamekasan Minta Maaf atas Keterlambatan Penerbitan Paspor Akibat Pembaruan Sistem
Kantor Imigrasi Pamekasan berharap kerja sama ini menjadi langkah strategis memperluas edukasi keimigrasian di lingkungan akademik. Kolaborasi ini juga memperkuat komitmen bersama mewujudkan pelayanan publik yang prima, profesional, dan berintegritas menuju reformasi birokrasi berkelanjutan. (dry)
Editor : Hendriyanto