PAMEKASAN, RadarMadura.id – Sejumlah mahasiswi Universitas Al-Amien (UNIA) Prenduan, Sumenep, sedang menjalani program pengabdian kepada masyarakat (P2M).
Posko 1 ditempatkan di Desa Banban, Kecamatan Pakong, Pamekasan. Mereka menjalani masa pengabdian selama 30 hari sejak 4 September hingga 4 Oktober.
Ketua Kelompok Posko I Fitriani mengatakan, ada sejumlah kegiatan yang dilakukan selama P2M. Di antaranya, menciptakan teknologi rocket stove sebagai alternatif pengelola limbah tembakau dalam meminimalkan polusi udara.
”Kami sudah melakukan sosialisasi sekaligus peresmian di balai desa pada Selasa (23/9). Alhamdulillah, acara diresmikan Kepala Desa Banban dan seluruh aparat desa serta gabungan kelompok tani (gapoktan) yang hadir sangat antusias,” katanya.
Kasi Pemerintahan Desa Banban Matsuri menyatakan, pentingnya menjaga lingkungan dari polusi. Menurutnya, rocket stove bisa menjadi alternatif untuk meminimalisir polusi dari pembakaran limbah.
Karena itu, dia berterima kasih kepada mahasiswi UNIA yang telah melahirkan inovasi tersebut. ”inovasi ini sangat bermanfaat bagi desa kami” ucapnya.
Matsuri mengungkapkan, pengelolaan sampah melalui inovasi rocket stove tidak hanya menjadi solusi mengatasi limbah tembakau.
Tapi juga multi-fungsi dalam mengatasi berbagai permasalahan lingkungan yang tidak luput dari sampah.
”Gapoktan dan masyarakat juga menyaksikan manfaat rocket stove saat dilakukan uji coba. Mereka terperangah melihat cara kerja rocket stove yang sangat membantu dalam meminimalisir polusi,” tandasnya. (bil/yan)
Editor : Hendriyanto