Kabid Pengelolaan Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan Agus Wijaya mengatakan, yang direvitalisasi adalah lantai dan los yang rusak. ”Pengerjaannya sudah selesai semua,” katanya.
Menurut dia, untuk anggaran revitalisasi di masing-masing pasar bervariasi. Mulai dari Rp 120 juta hingga Rp 200 juta. Penetapan anggaran bergantung tingkat kerusakan. ”Tahun depan diusahakan tetap ada revitalisasi. Sebab, masih banyak pasar yang membutuhkan perbaikan. Akan tetapi, kami tetap melihat kemampuan anggaran,” tuturnya.
Agus berharap, dengan adanya revitalisasi pasar tersebut, nantinya bisa meningkatkan penghasilan para pedagang. ”Intinya, kami ingin memberikan kenyamanan bagi pedagang ketika menjajakan dagangannya,” ucapnya.
Ketua Komisi II DPRD Pamekasan Moh. Ali mengungkapkan, revitalisasi pasar dilakukan untuk memperbaiki beberapa fasilitas rusak. Ke depan, dia berharap Disperindag Pamekasan bisa lebih intens mendata pasar yang rusak. ”Sehingga, pedagang bisa merasakan perhatian dari pemerintah,” tandasnya. (ail/yan) Editor : Abdul Basri