Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Suzuki Ertiga Hybrid Tiba-Tiba Hilang dari Diler Selama 7 Bulan, Ini Penjelasan Resmi Pabrikan

Fadila An Naila • Rabu, 7 Januari 2026 | 22:38 WIB

Suzuki Ertiga Hybrid
Suzuki Ertiga Hybrid

RadarMadura.id - Distribusi Suzuki Ertiga Hybrid tercatat nihil selama tujuh bulan berturut-turut di pasar otomotif nasional.

Data menunjukkan tidak ada pengiriman dari pabrik ke diler sejak Mei hingga November 2025. Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan konsumen mengenai kelanjutan model low MPV ramah lingkungan tersebut.

Apalagi, Ertiga Hybrid sebelumnya sempat menjadi salah satu tulang punggung penjualan Suzuki.

Berdasarkan catatan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, distribusi terakhir Ertiga Hybrid terjadi pada April 2025. Pada bulan tersebut, Suzuki mencatatkan pengiriman sebanyak 687 unit ke jaringan diler.

Angka ini sekaligus menjadi volume tertinggi sepanjang tahun 2025. Setelah itu, grafik distribusi langsung berhenti total hingga mendekati akhir tahun.

Baca Juga: Tak Sekadar MPV, Kelebihan Toyota Kijang LGX 2026 Bikin Banyak Orang Tertarik

Sebelum mencapai puncaknya di April, performa distribusi Ertiga Hybrid cenderung fluktuatif. Pada Januari 2025, wholesales tercatat sebanyak 126 unit dan turun menjadi 85 unit di Februari.

Angka tersebut kemudian melonjak ke 190 unit pada Maret sebelum akhirnya mencapai rekor tahunan. Namun, tren positif itu tidak berlanjut pada bulan-bulan berikutnya.

Menanggapi situasi tersebut, manajemen Suzuki menegaskan bahwa absennya distribusi bukan karena penghentian produk.

Fokus perusahaan disebut sedang mengalami pergeseran strategi pemasaran. Suzuki melihat adanya perubahan selera konsumen yang kini lebih condong ke segmen SUV. Strategi ini dianggap lebih relevan dengan kondisi pasar terkini.

Deputy of Sales & Marketing Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales, Dony Ismi Saputra, menjelaskan bahwa tren SUV sedang mengalami kenaikan signifikan.

Menurutnya, Suzuki perlu mengoptimalkan sumber daya pemasaran pada model yang paling diminati pasar.

Salah satu yang menjadi prioritas adalah Suzuki XL7 Hybrid. Model ini dinilai memiliki daya tarik yang lebih luas bagi konsumen keluarga.

XL7 Hybrid juga dibekali teknologi elektrifikasi ringan yang serupa dengan Ertiga Hybrid. Selain itu, konfigurasi tujuh penumpang membuatnya berada di segmen fungsional yang berdekatan.

Namun, desain SUV dianggap lebih sesuai dengan tren gaya hidup saat ini. Faktor inilah yang mendorong Suzuki lebih agresif mendistribusikan XL7 Hybrid.

Meski demikian, Suzuki menegaskan bahwa Ertiga Hybrid tidak ditarik dari peredaran. Unit kendaraan tetap tersedia dan dapat dipesan sesuai kebutuhan konsumen.

Perusahaan juga memastikan layanan penjualan dan purna jual tetap berjalan normal. Dengan kata lain, Ertiga Hybrid masih menjadi bagian dari portofolio resmi Suzuki.

Sebagai informasi, Ertiga Hybrid merupakan model hybrid pertama Suzuki di Indonesia. Mobil ini diperkenalkan sebagai langkah awal strategi elektrifikasi bertahap pabrikan Jepang tersebut.

Baca Juga: Tak Sekadar MPV, Kelebihan Toyota Kijang LGX 2026 Bikin Banyak Orang Tertarik

Pada periode sebelumnya, Ertiga Hybrid sempat berkontribusi signifikan terhadap penjualan nasional. Kehadirannya menjadi simbol transisi Suzuki menuju kendaraan yang lebih ramah lingkungan.

Sementara itu, performa XL7 Hybrid justru menunjukkan tren yang konsisten. Model ini mampu didistribusikan hingga sekitar 350 unit setiap bulan sepanjang 2025.

Secara kumulatif, sebanyak 4.250 unit telah dikirim ke diler selama Januari hingga November 2025. Capaian tersebut memperkuat alasan Suzuki memusatkan fokus pada segmen SUV hybrid. (fadila)

Editor : Fadila An Naila
#XL7 Hybrid #Suzuki Indonesia #mobil hybrid #Suzuki Ertiga Hybrid #Industri Otomotif #suzuki