Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

PETRONAS Temukan Cadangan Hidrokarbon di Sumur Barokah-1 Lepas Pantai Jawa Timur

Hendriyanto • Kamis, 12 Maret 2026 | 16:07 WIB

MEMBUAHKAN HASIL: PETRONAS North Ketapang Sdn. Bhd., berhasil menemukan cadangan hidrokarbon di sumur eksplorasi Barokah-1.
MEMBUAHKAN HASIL: PETRONAS North Ketapang Sdn. Bhd., berhasil menemukan cadangan hidrokarbon di sumur eksplorasi Barokah-1.

JAKARTA, RadarMadura.id – PETRONAS melalui anak perusahaannya, PETRONAS North Ketapang Sdn. Bhd., berhasil menemukan cadangan hidrokarbon pertama di sumur eksplorasi Barokah-1 yang berada di Wilayah Kerja North Ketapang, lepas pantai Jawa Timur.

PETRONAS bertindak sebagai operator wilayah kerja tersebut dengan partisipasi interes sebesar 51 persen.

Sementara itu, Earthon North Ketapang Pte. Ltd. memiliki 34 persen partisipasi interes, sedangkan PT Pertamina Hulu Energi North Ketapang memegang 15 persen partisipasi interes.

Pengeboran sumur eksplorasi Barokah-1 dimulai pada 30 November 2025 dan berhasil mencapai kedalaman sekitar 3.315,3 meter TVDSS (true vertical depth subsea).

Saat ini, studi lanjutan masih akan dilakukan untuk mengukur secara menyeluruh potensi cadangan dari penemuan hidrokarbon tersebut.

Baca Juga: PETRONAS Serahkan Kompensasi Alat Tangkap Ikan Nelayan Terdampak Eksplorasi Sumur Barokah

Vice President of Exploration PETRONAS, Ahmad Faisal Bakar, menyatakan bahwa penemuan ini semakin memperkuat kehadiran jangka panjang PETRONAS di wilayah Jawa Timur.

Menurutnya, temuan di sumur Barokah-1 menegaskan potensi eksplorasi migas yang menjanjikan di kawasan tersebut.

“Penemuan Barokah-1 menegaskan potensi eksplorasi yang menjanjikan di Jawa Timur, khususnya di empat aset yang kami operasikan di wilayah utara Pulau Madura. Hasil ini tentunya memperdalam pemahaman kami terhadap prospektivitas cekungan serta memperkuat komitmen PETRONAS dalam mendorong pertumbuhan yang terarah dan mematangkan peluang yang dapat berkontribusi bagi lanskap energi yang berkelanjutan di Jawa Timur,” ujarnya.

Penemuan ini juga melengkapi momentum pengembangan Lapangan Hidayah yang saat ini tengah berlangsung di Wilayah Kerja North Madura II.

Lapangan tersebut telah mencapai tahap Keputusan Investasi Akhir atau Final Investment Decision (FID) pada Oktober 2024 setelah sebelumnya ditemukan cadangan minyak pada 2021.

Baca Juga: Dekatkan Dunia Energi ke Generasi Muda, PETRONAS Gelar Company Visit untuk Pelajar Sampang

Presiden Direktur PETRONAS North Ketapang Sdn. Bhd., Yuzaini Md Yusof, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak selama proses eksplorasi berlangsung.

Ia mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Indonesia serta para mitra kerja yang telah mendukung keberhasilan program pengeboran tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia dan para mitra atas kolaborasi yang telah memungkinkan keberhasilan program pengeboran ini, sejalan dengan upaya kami mendorong pertumbuhan hulu migas yang bertanggung jawab untuk mendukung sektor energi Indonesia,” terangnya.

Sementara itu, Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menyambut positif penemuan tersebut. Menurutnya, temuan hidrokarbon di sumur Barokah-1 menjadi kabar menggembirakan bagi industri hulu minyak dan gas bumi nasional.

“Penemuan hidrokarbon di Barokah-1 menjadi kabar yang menggembirakan bagi industri hulu migas dan menjadi bukti penting bahwa potensi migas di wilayah Jawa Timur masih sangat menjanjikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, SKK Migas akan terus mendukung langkah PETRONAS dalam tahap evaluasi lanjutan agar potensi tersebut dapat segera diproduksikan.
Hal itu diharapkan dapat meningkatkan lifting migas nasional sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia.

Selain mengelola Wilayah Kerja North Ketapang, PETRONAS juga menjadi operator untuk sejumlah kontrak bagi hasil lainnya, seperti Wilayah Kerja Ketapang, North Madura II, dan Serpang di lepas pantai Jawa Timur.

Perusahaan energi global tersebut juga mengoperasikan Wilayah Kerja Bobara di lepas pantai Papua Barat serta menjadi mitra pada enam kontrak bagi hasil lainnya yang tersebar di darat maupun lepas pantai Sumatra, Laut Natuna, Jawa Timur, hingga kawasan Indonesia Timur. (*/dry)

Editor : Hendriyanto
#jawa timur #sumur eksplorasi #PETRONAS #madura #Hidrokarbon #ketapang