Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Nasdem Jatim Apresiasi Pemerintah Beri Gelar Pahlawan Nasional untuk Syaikhona Kholil

Amin Basiri • Jumat, 14 November 2025 | 03:22 WIB
TEGAS: Ketua DPW Partai Nasdem Jatim, Lita Machfud Arifin.
TEGAS: Ketua DPW Partai Nasdem Jatim, Lita Machfud Arifin.

SURABAYA, RadarMadura.id - Partai Nasdem Jawa Timur menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas keputusan pemerintah yang menetapkan Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan sebagai pahlawan nasional.

Keputusan ini dinilai menjadi momentum bersejarah sekaligus penegasan atas peran besar ulama pesantren dalam membentuk karakter dan semangat kebangsaan.

Penetapan pahlawan nasional itu bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, 10 November 2025.

Gelar tersebut dianggap sebagai bentuk penghormatan negara kepada tokoh spiritual yang menjadi guru bagi para pendiri Nahdlatul Ulama. 

Ketua DPW Partai Nasdem Jatim Lita Machfud Arifin mengapresiasi langkah pemerintah serta semua pihak yang telah berperan dalam pengurusan hingga gelar penghormatan itu diberikan.

Kami sangat bersyukur, gelar pahlawan nasional ini adalah pengakuan negara terhadap kontribusi besar ulama dan pesantren dalam perjalanan bangsa, tegasnya. 

Menurut Lita, penetapan tersebut merupakan hasil perjuangan panjang Partai Nasdem yang dimulai sejak 2021.

Selama empat tahun terakhir pihaknya aktif mengusulkan mengkaji dan mengadvokasi agar nama besar KH Kholil mendapatkan pengakuan negara.

Kami tidak berhenti di tataran ide, kami melakukan langkah konkret melalui penelitian sejarah, diskusi ilmiah, hingga advokasi politik di tingkat nasional, ujarnya.

Pada Februari 2021, Fraksi Partai Nasdem DPR RI resmi mengajukan usulan penganugerahan gelar pahlawan nasional untuk KH Kholil.

Dalam naskah usulan tersebut, Nasdem menyoroti kontribusi besar ulama asal Bangkalan itu dalam menginspirasi gerakan kebangsaan dan pendidikan Islam di Nusantara.

Usulan itu juga merupakan aspirasi dari masyarakat Madura, kalangan pesantren, dan tokoh agama di Jawa Timur.

Sebagai tindak lanjut, Nasdem juga menggelar berbagai seminar dan kajian ilmiah bersama para sejarawan, akademisi pesantren, dan keluarga besar KH Kholil.

Hasil dari kegiatan tersebut melahirkan rekomendasi ilmiah yang menjadi dasar kuat bagi pengajuan resmi ke pemerintah, terangnya.

Lita mengungkapkan, momentum penting terjadi pada September 2021, ketika DPP Partai Nasdem melakukan audiensi dengan Menko Polhukam Mahfud MD di Jakarta.

Dalam pertemuan itu, Nasdem menyerahkan berkas lengkap hasil kajian dan dokumen administrasi pengusulan KH Kholil sebagai pahlawan nasional.

Di 2024 kami tetap terus aktif dan konsisten mengadakan ziarah, seminar, dan kegiatan kebangsaan di berbagai daerah, terutama di Madura dan Jatim, ucapnya.

Pada tahun yang sama, Fraksi Nasdem DPR RI juga memperbarui dokumen naskah akademik sebagai bagian dari proses verifikasi tambahan di Kementerian Sosial.

Langkah tersebut menjadi bukti komitmen partai dalam mengawal proses hingga tahap akhir penetapan.

Akhirnya, perjuangan panjang itu membuahkan hasil pada 10 November 2025, ketika Presiden RI secara resmi menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan.

Bagi Partai Nasdem, keputusan ini bukan hanya bentuk penghargaan, tetapi juga simbol pengakuan negara atas peran penting ulama dalam perjuangan kemerdekaan dan pembentukan moral bangsa.

”Ini adalah kemenangan moral bagi masyarakat Madura dan umat Islam Indonesia.

Kami merasa terhormat menjadi bagian dari proses panjang ini. Semoga keteladanan Syaikhona Kholil terus menginspirasi generasi muda untuk mencintai tanah air dan menjaga persatuan bangsa, tandasnya. (tif/han)

Editor : Amin Basiri