RadarMadura.id – Hayao Miyazaki, sang maestro animasi Jepang yang telah menciptakan banyak karya animasi klasik seperti Spirited Away, Princess Mononoke, dan My Neighbor Totoro, kembali dengan film animasi fantasi terbarunya: The Boy and The Heron.
Film ini diproduksi oleh Studio Ghibli, rumah produksi animasi Jepang yang terkenal dengan kualitas dan kreativitasnya yang tinggi. Film ini menampilkan animasi yang memukau, musik yang menyentuh, dan cerita yang menggugah tentang kehidupan, perang, dan persahabatan.
The Boy and The Heron adalah film yang terinspirasi oleh salah satu buku favorit masa kecil Miyazaki, yaitu novel How Do You Live? karya Genzaburō Yoshino, yang muncul dalam film ini, tetapi film ini memiliki cerita orisinal yang tidak terhubung dengan novel tersebut.
Film ini dibintangi oleh sejumlah aktor dan aktris Jepang ternama, seperti Soma Santoki, Masaki Suda, Ko Shibasaki, Aimyon, Yoshino Kimura, Takuya Kimura, Kaoru Kobayashi, dan Shinobu Otake.
Film ini bercerita tentang Mahito Maki, seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun yang hidup di Jepang pada masa Perang Dunia II. Selama Perang Pasifik pada 1943, ibu Mahito Maki tewas dalam kebakaran rumah sakit di Tokyo.
Setahun kemudian, ayah Mahito yang merupakan seorang pemilik pabrik amunisi udara, menikah lagi dengan adik perempuan mendiang istrinya, Natsuko. Mereka mengungsi ke pedesaan dan bersama beberapa perawan tua.
Mahito berjuang di pedesaan sambil terus bergulat dengan kesedihan dan diganggu oleh burung heron alias bangau abu-abu misterius. Hubungan Mahito dengan ibu tirinya yang sedang hamil juga tak begitu baik.
Suatu hari, Mahito mengejar burung heron tersebut hingga ke menara yang hancur dan tersegel di hutan dekat rumah. Dia membuat busur dan anak panah dari bulu burung heron tersebut dan menghadapi petualangan yang seru.
The Boy and The Heron adalah film yang akan membawa Anda ke dunia fantasi Miyazaki yang penuh dengan keajaiban dan keindahan. Film ini juga akan menyampaikan pesan moral yang penting tentang nilai-nilai kehidupan, seperti cinta, persahabatan, dan perdamaian.
CBI Pictures sebagai pihak distributor mengumumkan The Boy and The Heron akan tayang pada 29 November 2023. Namun, tepat pada Rabu (29/11/2023) lalu, CBI Pictures mengabarkan jika film ini diundur menjadi 13 Desember 2023. Sebelum ditayangkan secara luas di bioskop Indonesia, CGV Grand Indonesia akan mengadakan fan screening pada Minggu (10/12/2023).
Film ini layak untuk ditonton oleh semua kalangan, baik anak-anak maupun dewasa. Jangan sampai ketinggalan film ini di bioskop kesayangan Anda! (Hasan)
Editor : Hendriyanto