RadarMadura.id - Ubud selalu berhasil mencuri perhatian para wisatawan berkat perpaduan seni, budaya, dan suasana alam yang menenangkan.
Saat musim hujan tiba, kawasan ini justru semakin memunculkan sisi lain yang lebih intim dan hangat, terutama melalui pilihan destinasi dalam ruangan yang nyaman dikunjungi kapan saja.
Untuk kamu yang merencanakan liburan akhir tahun ke Bali, aktivitas indoor bisa menjadi penyelamat cuaca sekaligus memberikan pengalaman berbeda yang tetap berkesan.
Berikut rangkaian tempat wisata indoor di Ubud yang menghadirkan seni, tradisi, hingga pengalaman belanja dan edukasi yang cocok dikunjungi ketika hujan turun.
The Blanco Renaissance Museum
Museum yang dibangun sebagai penghormatan terhadap karya Antonio Blanco ini menawarkan pengalaman seni dengan nuansa eksotis.
Bangunannya memadukan gaya arsitektur Spanyol dan Bali, menciptakan suasana elegan yang membuat siapa pun betah berada di dalamnya.
Selain galeri, terdapat studio lukis, perpustakaan, dan kafe yang dapat menjadi tempat beristirahat sambil menikmati suasana Ubud dari dalam ruangan.
Lokasi Jalan Raya Campuhan, Sayan
Jam operasional 09.00 hingga 17.00 Wita
Harga tiket Rp55.000 untuk wisatawan lokal dan Rp100.000 untuk wisatawan mancanegara
Pasar Seni Ubud
Meskipun terkenal sebagai pasar terbuka, beberapa area Pasar Seni Ubud sudah tertata sebagai ruang indoor dan semi indoor sehingga tetap nyaman dikunjungi saat hujan.
Pengunjung bisa berburu oleh-oleh khas Bali mulai dari kain tradisional, karya ukiran, aksesoris, hingga kerajinan tangan.
Tersedia juga area kuliner yang cocok untuk menikmati jajanan khas sambil berlindung dari hujan.
Lokasi Jalan Raya Ubud Nomor 35
Jam operasional 08.00 hingga 18.00 Wita
Harga tiket gratis
Neka Art Museum
Museum ini memperlihatkan perkembangan seni lukis Bali dari masa ke masa. Koleksinya memuat ribuan karya, termasuk lukisan klasik, kontemporer, foto dokumentasi budaya, hingga koleksi keris dan artefak bersejarah.
Tempat ini memberikan pengalaman mendalam bagi pecinta seni yang ingin memahami perjalanan budaya Bali dalam nuansa tenang dan teduh.
Lokasi Jalan Raya Sanggingan Nomor 10, Kedewatan.
Jam operasional 09.00 hingga 17.00 Wita
Harga tiket Rp75.000 untuk anak usia 6–12 tahun dan Rp150.000 untuk dewasa
ARMA Museum
Agung Rai Museum of Art menyuguhkan koleksi seni lukis dan patung Bali yang ditampilkan dalam ruang berpemandangan artistik.
Museum ini terkenal dengan kenyamanan ruangannya, membuat kegiatan menikmati seni tetap menyenangkan meski hujan turun. Koleksinya beragam, mulai dari karya maestro hingga lukisan modern.
Lokasi Jalan Raya Pengosekan Ubud
Jam operasional 09.00 hingga 18.00 Wita
Harga tiket gratis untuk anak di bawah enam tahun dan Rp150.000 untuk dewasa
Museum Puri Lukisan
Tempat ini menjadi wadah pelestarian seni lukis dan ukir Bali yang dipamerkan dalam galeri luas dan tertata.
Selain melihat karya, pengunjung dapat mengikuti berbagai workshop seperti gamelan, tari Bali, hingga mask painting. Setelah eksplorasi seni, tersedia restoran di dalam area museum untuk bersantai.
Lokasi Jalan Raya Ubud
Jam operasional 09.00 hingga 18.00 Wita
Harga tiket gratis untuk anak di bawah 15 tahun dan Rp95.000 untuk dewasa
Liburan akhir tahun di Ubud tidak perlu terhalang hujan. Deretan destinasi indoor tersebut tetap memberikan pengalaman kaya budaya dan seni, sekaligus membuat perjalanan lebih hangat dan bermakna.
Dengan memilih tempat-tempat ini, kamu dapat menikmati Ubud dalam nuansa yang berbeda namun tetap memikat. (hasan)
Editor : Hasan Bashri