RadarMadura.id — Aceh memiliki banyak hidangan tradisional yang terkenal dengan kekayaan rempah.
Salah satu yang paling menonjol adalah ikan nila kuah asam keueung.
Sajian ini menghadirkan perpaduan rasa pedas, asam, dan segar yang jarang ditemukan pada olahan ikan di daerah lain.
Keunikan hidangan ini terletak pada penggunaan asam sunti, yaitu belimbing wuluh yang difermentasi khas Aceh.
Ditambah belimbing wuluh segar, aroma rempah, serta kuah bening yang menyegarkan, membuat ikan nila kuah asam keueung selalu jadi incaran pecinta kuliner Nusantara.
Bahan-Bahan
Ikan nila 1 ekor, dipotong tiga bagian
Cabai rawit hijau 10 buah
Cabai oranye 2 buah
Bawang merah 2 siung
Bawang putih 1 siung
Serai 1 batang
Daun temuruy secukupnya
Bawang merah iris 3 siung
Bawang putih geprek 1 siung
Belimbing wuluh 5 buah
Asam sunti 2 buah
Garam secukupnya
Penyedap secukupnya
Air 750 ml
Cara Membuat
Lumuri ikan nila dengan garam dan jeruk nipis, diamkan 15 menit, lalu bilas hingga bersih.
Rebus air bersama cabai, bawang, serai, daun temuruy, belimbing wuluh, dan asam sunti.
Masukkan potongan ikan ke dalam rebusan, tambahkan garam serta penyedap secukupnya.
Masak hingga ikan matang sempurna dan bumbu meresap ke dalam kuah.
Cita Rasa dan Nilai Budaya
Kuah asam keueung menghadirkan rasa pedas yang membangkitkan selera, berpadu dengan asam segar dari belimbing wuluh.
Hidangan ini tidak hanya lezat, tetapi juga merepresentasikan identitas kuliner masyarakat Aceh yang sarat tradisi.
Tak heran jika banyak wisatawan yang datang ke Aceh menjadikan ikan nila kuah asam keueung sebagai salah satu menu wajib untuk mencicipi keotentikan rasa kuliner daerah ini.
Editor : Fadila An Naila