Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Menggugah Rindu Alam: Wisata Menyusuri Sungai Progo dengan Gethek Bambu Balong yang Menyuguhkan Keindahan dan Kearifan Lokal

Fadila An Naila • Minggu, 29 September 2024 | 14:00 WIB

Wisata Gethek Balong, Magelang
Wisata Gethek Balong, Magelang

RadarMadura.id - Di antara hamparan alam yang mempesona di Magelang, terdapat satu pengalaman unik yang tak boleh dilewatkan oleh para pencinta petualangan: menyusuri Sungai Progo dengan menggunakan gethek bambu Balong.

Terletak di Dusun Gleyoran, Desa Sambeng, Kecamatan Borobudur, destinasi ini menawarkan harmoni sempurna antara keindahan alam dan budaya lokal yang kaya.

Ketika pertama kali mendengar kata "gethek," mungkin sebagian dari kita akan membayangkan rakit sederhana yang terbuat dari bambu. Dalam bahasa Jawa, gethek memang berarti rakit.

Rakit ini dirancang dengan baik, terdiri dari bambu panjang yang dirangkai hingga membentuk struktur menyerupai perahu. Panjangnya sekitar 15 meter, dan rakit ini mampu menampung hingga 15 orang.

Tersedia dua pilihan gethek, yaitu rakit kecil untuk empat orang dan rakit besar untuk delapan orang, yang siap mengantar pengunjung menelusuri aliran sungai yang jernih.

Pengunjung tidak perlu khawatir tentang cara mengemudikan rakit karena tim staf di sini akan siap mendayung rakit selama 20 hingga 30 menit, membawa pengunjung menjelajahi keindahan Sungai Progo yang dikelilingi pepohonan hijau.

Namun, bagi mereka yang penasaran untuk mencoba mendayung sendiri, Dayah dan tim akan dengan senang hati memberikan bimbingan.

Begitu rakit mulai meluncur di atas air, sensasi menyusuri sungai membawa keasyikan tersendiri. Suara gemercik air yang tenang berpadu dengan suara alam, menciptakan harmoni yang menenangkan.

Di atas rakit, pengunjung dapat bersantai, berfoto, atau bahkan menikmati camilan dan minuman yang disediakan oleh pengelola.

Dayah dan warga setempat telah menyiapkan berbagai hidangan lezat yang bisa dinikmati sembari menyaksikan pemandangan yang memukau.

Wisata gethek Balong ini bukan hanya sekadar kegiatan rekreasi. Ini adalah sebuah kolaborasi antara masyarakat setempat dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), yang bertujuan untuk mempromosikan potensi pariwisata di daerah tersebut.

Meski tergolong baru, keunikan dan keindahan alami wisata ini sudah menarik banyak pengunjung. Setiap akhir pekan dan hari libur, tempat ini ramai dikunjungi oleh para pelancong yang ingin merasakan sensasi berbeda.

Sungai Progo, dengan aliran air yang tenang dan pemandangan sekitarnya yang asri, menjadi latar belakang sempurna untuk menikmati waktu berkualitas bersama teman atau keluarga.

Bagi banyak orang, pengalaman ini bukan hanya sekadar menjelajahi sungai, tetapi juga merasakan kedekatan dengan budaya lokal dan masyarakat yang ramah.

Bagi Anda yang ingin berkunjung, wisata gethek Balong buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 18.00 WIB. Namun, jika ingin datang di luar jam tersebut, pengunjung bisa melakukan reservasi terlebih dahulu.

Pengalaman menyusuri Sungai Progo dengan gethek bambu bukan hanya sekadar aktivitas, tetapi sebuah perjalanan yang memperkaya jiwa dan menyegarkan pikiran.

Dalam perjalanan ini, pengunjung akan merasakan keindahan alam dan kearifan lokal yang saling bersinergi. Gethek Balong bukan hanya menawarkan keindahan, tetapi juga memperkuat rasa cinta akan alam dan budaya.

Magelang, dengan segala pesonanya, mengundang Anda untuk menjelajahi lebih dalam dan menemukan cerita di setiap aliran sungai dan senyuman masyarakatnya. (fadila)

Editor : Fadila An Naila
#sungai progo #Wisata Jateng #wisata alam #jawa tengah #Gethek Balong #wisata magelang #magelang #gethek bambu balong