Rekomendasi Wisata Religi Madura, Menyelami Kekayaan Spiritual dan Sejarah yang Mendalam
Hasan Bashri• Jumat, 31 Mei 2024 | 00:36 WIB
BERSEMANGAT: Achmad Fauzan dan Mutmainnah beserta kedua buah hatinya berpose di depan Masjid Jamik Sumenep dalam perjalanan menuju Harlah 1 Abad NU Senin (6/2). (MUHAMMAD ERWIN MAULIDIN M/JPRM)
RadarMadura.id - Madura, sebuah pulau yang kaya akan budaya dan sejarah, juga menjadi destinasi menarik bagi mereka yang mencari pengalaman spiritual.
Dari makam-makam ulama terhormat hingga istana yang megah, Madura menawarkan pengalaman religi yang mendalam dan memikat.
Mari kita jelajahi beberapa destinasi religi terkemuka di pulau ini.
1. Makam Syaikhona Cholil
Makam Syaikhona Cholil, terletak di kawasan Martajasah, Kabupaten Bangkalan, adalah tempat yang sangat dihormati oleh umat Islam, khususnya masyarakat Nahdliyyin.
Raden Kyai Haji Kholil, guru dari pendiri NU, KH Hasyim Asy’ari, menjadi figur sentral di tempat ini.
Di sekitarnya, terdapat masjid Mubarok Murtajasah Bangkalan yang mempesona, serta beragam oleh-oleh khas Bangkalan yang dapat menjadi kenang-kenangan yang berharga.
2. Batu Ampar
Kompleks Batu Ampar di Desa Batu Ampar merupakan tempat pemakaman para ulama terkemuka, di antaranya adalah enam wali Allah.
Selain menjadi tempat ziarah, Batu Ampar juga menjadi pusat oleh-oleh khas Madura, seperti keripik, terasi, dan petis.
3. Aeng Mata Ebuh (Air Mata Ibu)
Aeng Mata Ebuh, yang berada di Kecamatan Arosbaya, memiliki cerita menarik di balik namanya.
Tempat ini bermula dari legenda sedih tentang Syarifah Ambani, istri Cakraningrat I, yang berdoa agar keturunannya menjadi penguasa Madura.
Air mata tak henti-hentinya yang mengalir menjadi mata air yang disebut Aeng Mata Ebuh, tempat yang dapat dijangkau dengan akses yang mudah.
4. Makam Asta Tinggi
Makam Asta Tinggi, di Bukit Kebon Agung Sumenep, menjadi saksi bisu kharisma pemimpin Madura.
Dengan penataan yang artistik, tempat ini menjadi objek ziarah yang ramai, terutama saat hari-hari besar Islam.
5. Asta Sayyid Yusuf Talango
Terletak di Pulau Kecul, Sumenep, Asta Sayyid Yusuf Talango merupakan kuburan para penyiar dan pendakwah Islam. Tempat ini tidak kalah populer dengan destinasi religi lainnya di Madura.
6. Makam Sunan Cendana
Makam Sunan Cendana, di Kecamatan Kwanyar, Bangkalan, menarik banyak wisatawan.
Dengan akses yang mudah melalui jembatan Suramadu, tempat ini juga menawarkan beragam oleh-oleh khas Bangkalan yang lezat.
7. Makam Sultan R. Abdul Kadirun
Terletak di jantung kota Bangkalan, Makam Sultan R. Abdul Kadirun menjadi pusat ziarah yang strategis.
Dikelilingi oleh keindahan alun-alun dan taman bunga, tempat ini menawarkan pengalaman religi yang eksotis.
8. Museum Keraton Sumenep
Museum ini tidak hanya menyimpan benda-benda bersejarah, tetapi juga menawarkan daya tarik unik berupa Al-Quran raksasa yang ditulis oleh Sultan Abdurrahman.
Objek wisata yang tak boleh dilewatkan ketika berkunjung ke Madura.
9. Masjid Agung Sumenep
Masjid yang berdiri sejak tahun 1779 ini memadukan kebudayaan Madura, Jawa, Eropa, dan Tiongkok dalam arsitekturnya. Dengan lokasi yang mudah dijangkau, masjid ini menjadi tempat ziarah populer di Madura.
Madura tidak hanya menawarkan keindahan alamnya, tetapi juga kekayaan spiritual dan sejarah yang tak ternilai harganya. Dengan beragam destinasi religi yang memikat, Madura menjanjikan pengalaman yang menginspirasi bagi para ziarahwan yang mencari kedamaian dan kebenaran. (hasan)