RadarMadura.id – Suka masak didapur? Jangan salah pilih bumbu dan bahan masakan saat mengolahnya.
Ada berbagai jenis bahan masakan dapur yang mempunyai nama dan bentuk sama namun beda fungsinya.
Jenis bahan masakan tersebut bisa cocok untuk minuman namun tidak cocok untuk bahan makanan, begitu juga sebaaliknya.
Oleh karena itu, kenali dulu 4 jenis bahan maakan di dapur yang memiki nama dan bentuk sama namun beda fungsinya berikut ini.
Melansir dari berbagai sumber, 4 bahan masakan ini memiliki bentuk dan nama sama namun beda fungsi, satu cocok untuk campuran minuman dan satunya lagi cocok untuk bahan makanan.
1. Sereh
Secara umum, sereh digunakan dalam beberapa bahan campuran makanan dan minuman, namun keduanya berasal dari jenis berbeda.
Sereh wangi atau yang dikenal dengan nama ilmiah cymbopogon nardus ini mempunyai bagian batang berwarna merah.
Namun jangan salah, jika memaki bahan sereh wangi dalam masakan, bisa jadi masakanmu jadi hancur.
Sereh wangi biasa dipakai untuk industry obat-obatan sebagai bahan dasar minyak urut dan digunakan sebagai cairan pel lantai.
Jenis sereh yang biasa digunakan sebagai mumbu dapur adalah sereh dapur atau sereh hijau yang sama sekali tidak ada warna merahnya.
Sereh dapur dikenal dengan nama ilmiah cymbopogon citratus, biasa digunakan sebagai bahan minuman atau bumbu seperti gulai, soto dan lainnya.
2. Jeruk
Jeruk yang digunakan untuk bahan minuman tentu berbeda dengan jenis jeruk yang digunakan untuk bahan makanan.
Jeruk sambal atau yang dikenal dengan nama ilmiah citrus xamblycarpa mempunyai ciri berceruk pada bagian ujung (pantat).
Jeruk sambal cocok untuk dijadikan sebagai bahan sambal matah dan olahan sambal terasi.
Namun jangan sesekali menggunakan jeruk ini sebagai bahan minuman, meskipun sama-sama buah jeruk, aroma bumbunya sangat berasa.
Jeruk yang biasa digunakan sebagai bahan minuman adalah jeruk kasturi, mempunyai ukuran yang sama dengan jeruk sambal.
Yang menjadi pembeda adalah ada bagian ujung (pantat) jeruk kasturi atau citrus x microcarpa tidak berceruk dan sedikit timbul.
3. Kecombrang
Siapa yang suka makan kecombrang? Ada dua jenis kecombrang yang bisa digunakan untuk makanan, yakni sebagai sambal dan minuman.
Kedua jenis kecombrang ini berasal dari dua jenis yang berbeda memskipun masih satu jenis.
Kecombrang pink atau etlingera elatior jenis kecombrang yang punya aroma tidak begitu menyengat.
Kecombrang pink banyak digunakan sebagai bahan campuran minuman dan tidak cocok untuk bahan makanan.
Jenis keombrang yang bisa dijadikan bahan makanan adalah kecombrang merah atau etlingera hemisphaerica.
Jenis kecombrang ini mempunyai arima kuat sehingga coock untuk dijadikan bahan sambal, pepek ikan.
Baca Juga: Aneka Lauk-pauk di Bazar, Bumbu Balado hingga Masakan Jawa
4. Kayu Manis dan Keningar
Kedunya memiliki bentuk yang sama namun dengan aroma berbeda, jika salah pilih bisa jadi gawat masakan kamu.
Kayu manis atau cinnamomum burmanii mempunyai kulit yang agak tebal dan beraroma khas, cocok untuk campuran bahan kue, manisan dan minuman.
Kulit kayu keningar juga memliki bentuk yang sama dengan kayu manis namun agak tipis.
Kulit kayu keningar dikenal dengan nama cinnamomum verum yang memiliki aroma menyengat mirip walang sangit.
Kulit kayu keningar sangat cocok untuk bahan makanan seperti bumbu gule dan rawon, dan jangan sekali-kali dibuat minuman.
Demikianlah informasi singkat mengenia jenis bahan dapur yang memiliki nama dan bentuk yang sama namun beda fungsinya.
Editor : Amin Basiri