PAMEKASAN, RadarMadura.id – Penghasilan bisa didapat dengan usaha frozen olahan ikan. Seperti yang ditekuni Yayu Rahma Febriani.
Berkat usahanya itu, perempuan asal Desa Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, kini sukses menjadi jutawan.
Yayu, sapaan akrabnya, sibuk mengemas frozen olahan ikan, salah satunya pempek saat ditemui Jawa Pos Radar Madura (JPRM) Jumat (23/11).
Namun, dia tetap bersedia menceritakan proses awal saat merintis usaha yang kini digelutinya.
”Awalnya kami memang suka mengonsumsi ikan. Kemudian, memberanikan membuat olahan ikan,” ujarnya.
Saat momentum Lebaran, Yayu menyuguhkan olahan ikan buatannya kepada tetangga sekitar yang bersilaturahmi ke rumahnya.
Di luar dugaan, banyak tetangganya suka dan menilai produk olahannya lezat. Bahkan, mereka menyarankan untuk dijual.
”Akhirnya saya mencoba menjualnya melalui WhatsApp dan Instagram dengan nama pempeknyonyayayu. Tidak disangka, banyak yang meminati.
Karena melihat peluang mendapatkan penghasilan cukup besar, akhirnya terus dilanjutkan sampai sekarang,” ujarnya.
Istri Syaiful Brow itu menerangkan, frozen food dari bahan dasar ikan buatannya itu bermacam-macam. Di antaranya pempek, otak-otak ikan, siomay ikan saus kacang, tekwan, dan sebagainya.
Baca Juga: Jadwal Tayang dan Sinopsis One Piece 1089, Cek Info Lengkapnya
”Semua bahan dasar utama memanfaatkan hasil tangkapan nelayan asli Madura. Karena niat kami juga agar bisa membantu perekonomian para nelayan, yang hasil tangkapan ikannya sangat melimpah,” ujar perempuan 33 tahun itu.
Ibu satu anak itu menambahkan, produk olahannya dipasarkan di empat kabupaten di Madura.
Selain itu juga sudah dipasarkan ke berbagai daerah lainnya. Seperti Jogjakarta, Semarang, Jakarta, Bandung, dan sebagainya.
”Alhamdulillah, sudah banyak yang meminati olahan frozen ikan kami ini,” paparnya.
Frozen olahan ikan yang diproduksi dibanderol dengan harga bervariasi. Mulai dari yang termurah hingga yang termahal.
Paling murah yaitu pempek lenjer, telor, adaan, dan krispi. Harganya cuma Rp 50 ribu per pak. ”Sedangkan yang paling mahal yakni jenis pempek kapal selam dijual dengan harga Rp 70 ribu per pak isi 15 biji,” ujarnya.
Meski usaha rumahan sebagai pekerjaan sampingan, hasilnya lumayan menjanjikan. Kuncinya hanya konsistensi dan menjaga kepercayaan pelanggan.
”Alhamdulillah, kalau ramai, usaha frozen olahan ikan ini beromzet Rp 7 juta–Rp 8 juta,” ujarnya.
Perempuan berhijab itu menambahkan, untuk mendapatkan penghasilan harus dimulai dengan memanfaatkan dan menciptakan peluang. Salah satunya bisa dengan berwirausaha.
Sebab, dengan memiliki usaha akan memberikan dampak pada diri sendiri maupun orang lain.
”Mesti pandai berinovasi untuk menggapai mimpi yang kita inginkan. Itu kunci kesuksesan dalam berusaha,” pungkasnya. (bai/jup)
Editor : Abdul Basri