PAMEKASAN, RadarMadura.id – Tiga puluh tahun Slamet Goestiantoko berkiprah di dunia pendidikan.
Dia memulai perjalanan karier dengan menjadi guru honorer yang mengampu mata pelajaran fisika pada 1994.
Pria kelahiran Oktober 1970 itu bertahun-tahun menjalankan tugasnya dengan baik dan penuh tanggung jawab.
Perjalanan panjang itu mengantarkannya menjadi kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdindik) Jawa Timur (Timur) Wilayah Pamekasan.
Keberhasilannya dalam mengelola dan meningkatkan pendidikan berbuah manis.
Slamet Goestiantoko mendapatkan penghargaan sebagai Tokoh Pendidikan Favorit 3 Madura Awards 2024.
Penghargaan itu diraih berkat dukungan pembaca setia Jawa Pos Radar Madura (JPRM) yang mengidolakan Slamet.
Menurut Slamet, orang tua yang memotivasi dirinya untuk terus mengabdi di dunia pendidikan.
Mereka berkeinginan salah seorang dari putranya ada yang aktif di bidang pendidikan. Sebab, saudara yang lain menekuni jalur bisnis.
”Gayung bersambut sesuai keinginan saya,” kata Slamet.
Slamet bersyukur mendapatkan apresiasi penghargaan sebagai tokoh pendidikan favorit.
Baginya, prestasi ini adalah tanggung jawab besar untuk terus berinovasi meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia, khususnya Pamekasan.
Menurut dia, ada beberapa program utama yang telah dilakukan untuk mencapai pendidikan berkualitas.
Di antaranya, meningkatkan mutu guru dan kepala sekolah (Kepsek).
Dengan begitu, mereka dapat menciptakan ruang pembelajaran yang kreatif dan inovatif.
”Kami menaruh harapan besar kualitas pendidikan di Pamekasan merata, tidak ada dikotomi pendidikan negeri dan swasta. Artinya, kualitas sarana, guru, dan Kasek betul-betul seimbang dan merata,” pungkasnya. (lil/luq)
Editor : Fatmasari Margaretta