BANGKALAN, RadarMadura.id – Kepedulian sosial ditunjukkan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Sumber Sejahtera Bangkalan.
Di momentum peringatan 10 Muharam 1448 Hijriah, perusahaan pelat merah itu menyantuni ratusan anak yatim di Pendopo Agung Bangkalan, Kamis (25/6).
Penyerahan santunan oleh perusahaan pelat merah tersebut dihadiri langsung Bupati Bangkalan Lukman Hakim.
Dia mengapresiasi pelaksanaan aksi sosial yang diinisiasi PUDAM Sumber Sejahtera itu.
Peringatan 10 Muharam dikenal sebagai momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial dan berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim.
"Kami berharap santunan yang diberikan bermanfaat," ujar Bupati Bangkalan Lukman Hakim.
Santunan yang diberikan sebagai wujud nyata kepedulian dan perhatian Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bangkalan.
Serta dalam rangka menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
"Momentum 10 Muharam menjadi kesempatan bagi kita untuk berbagi dan memberikan kebahagiaan kepada anak yatim," imbuhnya.
Mantan Kades Katol Barat itu menambahkan, keberadaan anak yatim merupakan amanah yang harus diperhatikan pemerintah dan masyarakat.
Oleh karena itu, Pemkab Bangkalan berkomitmen untuk memberikan perhatian serius kepada seluruh anak yatim.
"Jika ada anak yatim dan keluarga tidak mampu yang tidak mendapat akses layanan optimal di bidang pendidikan maupun kesehatan, silakan laporkan kepada saya. Kami berjanji akan mengawal langsung," katanya.
Direktur PUDAM Sumber Sejahtera Sjobirin Hasan menyatakan, perusahaannya merupakan bagian dari Pemkab Bangkalan.
Maka, santunan yang diberikan sebagai wujud perhatian pemerintah dalam melayani masyarakat. Khususnya anak yatim.
Santunan yang diberikan berupa kebutuhan pokok dan uang saku. Pihaknya sadar santunan yang diberikan terbatas dan tidak dapat menjangkau seluruh anak yatim yang ada di Kabupaten Bangkalan.
Oleh sebab itu, pihaknya berharap langkah strategis yang dilakukan menjadi stimulan bagi perusahaan lainnya di Kabupaten Bangkalan.
Sehingga, semakin banyak anak yatim yang dapat terjangkau dengan pemberian santunan atau bantuan.
"Mohon doanya agar kami bisa konsisten dan dapat memberikan bantuan yang lebih banyak ke depannya," katanya. (jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti