BANGKALAN, RadarMadura.id – Grand final pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) 2026 digelar di Aula Universitas Noor Huda Mustofa (UNHM) Rabu (24/6).
Acara puncak pemilihan remaja menginspirasi itu diinisiasi Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBP3A) Bangkalan.
Wakil Bupati Bangkalan Moch. Fauzan Ja'far menyatakan, duta GenRe memiliki peran strategis dalam menyukseskan program pemerintah.
Khsususnya dalam mempercepat pengentasan stunting di Kota Salak.
”Duta GenRe yang terpilih diharapkan bisa menjadi figur yang dapat menginspirasi para generasi muda lainnya,” katanya.
Duta GenRe dapat menjadi corong pemerintah dalam pengembangan karakter generasi muda.
Sehingga, terbebas dari stunting, menjauhi pernikahan dini, pergaulan bebas, dan tidak terjerumus dalam tindakan negatif.
”Kami berharap duta GenRe bisa menjadi fasilitator pemerintah dalam mewujudkan generasi yang berkarakter. Sehingga, dapat membangun keluarga yang berkualitas,” sambungnya.
Orang nomor dua di Bangkalan itu menambahkan, pencegahan pernikahan dini sangat krusial karena itu menjadi salah satu penyebab stunting.
Maka, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan berkomitmen mendukung setiap program pembangunan keluarga di tengah keterbatasan anggaran.
Kepala Dinas KBP3A Bangkalan Sudiyo menyatakan, pemilihan duta GenRe merupakan implementasi dari program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).
Salah satu tujuannya, mempercepat penurunan prevalensi stunting.
”Pemilihan duta GenRe diharapkan bisa melahirkan generasi muda yang mampu menjadi teladan, motivator, dan agen perubahan bagi remaja lainnya,” katanya. (jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti