BANGKALAN, RadarMadura.id – Lalu lintas di Jalan Raya Patemon, Kecamatan Tanah Merah, tersendat Rabu (18/3).
Pemicunya, terdapat pasar tumpah. Sehingga, mengganggu kelancaran arus lalu lintas di ruas jalan nasional tersebut.
Kepala Dishub Bangkalan Moh. Hasan Faisol menyatakan, kemacetan terjadi sekitar pukul 07.00, Rabu (18/3).
Kemacetan total yang terjadi membuat ratusan kendaraan mengular. Baik dari arah barat menuju timur atau sebaliknya.
”Untuk pasar tumpah (yang menyebabkan kemacetan) hanya di Patemon saja, untuk di Tanah Merah, Galis, dan Blega masih terpantau aman,” terangnya.
Kemacetan yang terjadi di Pasar Patemon tidak bisa diantisipasi dengan penyediaan jalur alternatif.
Sebab, tidak ada jalur alternatif di wilayah itu. Kecuali, menertibkan pedagang nakal yang berjualan di bahu jalan.
Supaya tidak terjadi kemacetan berkepanjangan, petugasnya akan disiagakan untuk mengawal kendaraan.
Pihaknya sudah melarang pengendara berhenti di jalan bahu jalan di sepanjang Pasar Patemon.
”Mobil yang ingin ke pasar kami arahkan untuk menurunkan penumpangnya di tempat yang agak jauh,” sambungnya.
Jika mobilitas kendaraan di ruas jalan nasional itu terus meningkat, maka pemudik dengan tujuan Sumenep, Pamekasan, dan Sampang disarankan untuk melewati jalur utara.
”Silakan lewat jalur utara atau selatan kami pastikan aman untuk dilalui,” pintanya. (za/jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti