Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Serapan DBHCHT Disperinaker Rendah

Amin Basiri • Selasa, 14 Oktober 2025 | 21:28 WIB
MATANGKAN SKILL: Peserta fokus mengikuti pelatihan kerja di BLK Disperinaker Bangkalan, Senin (7/7).
MATANGKAN SKILL: Peserta fokus mengikuti pelatihan kerja di BLK Disperinaker Bangkalan, Senin (7/7).

BANGKALAN, RadarMadura.id - Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaa (Disperinaker) Bangkalan kecipratan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) sebesar Rp 10.439.602.800.

Namun, hingga triwulan ketiga serapannya masih rendah.

Buktinya, berdasar data yang himpun Jawa Pos Radar Madura (JPRM), serapan DBHCHT yang melekat di Disperinaker Bangkalan baru di angka Rp 3.775.051.350.

Dengan demikian, setara 36 persen dari total DBHCHT yang dikelola.

Anggaran miliaran rupiah tersebut dipecah dalam empat program.

Perinciannya Rp 4.797.101.500 untuk program BPJS Ketenagakerjaan dan sudah terserap Rp 3.232.019.450 atau sekitar 67 persen.

Kemudian untuk program pelatihan kerja sebesar Rp 898.988.000 dan baru terserap Rp 368.379.950 atau 41 persen.

Sementara untuk program bantuan modal usaha (BMU) serapannya masih Rp 174.651.950 atau empat persen dari anggaran Rp 4.733.513.300.

Selain itu, DBHCHT di disperinaker juga dimanfaatkan untuk sinkronisasi dan pelaksanaan pembangunan saran dan prasarana industri sebesar Rp 10 juta.

Anggran puluhan juta rupiah sama sekali belum terserap.

Harapan kami terserap semua hingga akhir tahun, kata Kepala Disperinaker Bangkalan, Jemmi Tria Sukmana.

Pria berbadan tegap itu optimistis alokasi DBHCHT yang dikelola bisa terserap secara optimal.

Sebab, semua program yang dibiayai dana transfer pemerintah pusat sudah berjalan.

Pelatihan kerja sudah digelar, untuk iuran BPJS Ketenagakerjaan tinggal tiga bulan terakhir, BMU sudah proses verikasi penerima, tegasnya.

Wakil Ketua DPRD Bangkalan Fathurrahman mengingatkan dinas terkait memaksimalkan sisa waktu yang ada.

Semua progam yang dibiyai DBHCHT harus bisa terealisasi 100 persen.

Ini akan menjadi bahan evaluasi ke depan. Bagaimana program-program pemerintah bisa direalisasikan lebih awal. Tidak lagi di akhir tahun, pungkasnya. (lil/yan)

Editor : Amin Basiri