BANGKALAN, RadarMadura.id – Penetapan pemenang proyek pembangunan Puskesmas Tanah Merah diundur. Alasannya, panitia lelang butuh tambahan waktu untuk mengevaluasi pemenang lelang proyek Rp 7,5 miliar tersebut
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setkab Bangkalan Moh. Ridhwan mengakui penentuan pemenang tender proyek yang melekat di dinas kesehatan (dinkes) tersebut ditunda. Awalnya, pemenang lelang akan diumumkan Rabu (2/7).
Namun akhirnya harus ditunda Jumat (11/7). Alasan penundaan pemenang lelang karena panitia tender membutuhkan tambahan waktu untuk melakukan evaluasi administrasi, kualifikasi teknis dan harga, serta pembuktian kualifikasi.
”Kebetulan juga hari libur, sedangkan yang mengajukan penawaran banyak, sampai 13 perusahaan (lihat grafis),” kata Ridhwan Minggu (6/7).
Tim kelompok kerja (pokja) melakukan evaluasi satu per satu perusahaan yang melakukan penawaran terhadap tender proyek Puskesmas Tanah Merah tersebut. Tujuannya, untuk memastikan pemenang yang ditetapkan benar-benar kompeten dan layak.
Ridhwan juga memastikan bahwa proses tender berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sehingga, tidak ada mekanisme atau pemilihan tender yang asal-asalan atau berdasarkan titipan.
”Kami pastikan prosesnya berjalan normal dan pokja mengoreksinya serius. Karena kami tidak ingin pemenangnya hanya harga yang paling murah, tapi juga harus berkualitas,” tegasnya.
Wakil Ketua DPRD Bangkalan Fatkhurrahman menekankan supaya tim pokja benar-benar profesional dalam penentuan pemenang tender proyek miliaran rupiah tersebut. Sehingga, kontraktor yang dipilih dapat dipertanggungjawabkan.
”Tentu kami legislatif akan mengawasinya mulai dari proses tender sampai dengan pekerjaan fisiknya nanti. Kami koordinasikan dengan komisi yang menjadi mitranya,” pungkasnya. (lil/jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti