BANGKALAN, RadarMadura.id – Tim verifikasi pengkajian prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) perumahan di Bangkalan sudah dibentuk.
Namun, pengkajian yang dilakukan hanya menyasar empat developer yang ada di Bangkalan.
Kabid Perumahan dan Kawasan Permukiman DPRKP Bangkalan Zainal Arifin menyatakan, tim verifikasi yang dibentuk lembaganya terdiri atas beberapa unsur.
Tim itu akan melakukan pengkajian dengan pengusaha properti yang menyerahkan fasilitas umum dan fasilitas sosialnya kepada pemerintah.
Tim verifikasi yang dibuat akan melakukan pengkajian kepada empat developer yang bersedia menyerahkan PSU-nya kepada pemerintah.
Sebab, berkas penyerahan yang diajukan empat perusahaan dinilai lengkap.
”Sebenarnya ada delapan yang ingin menyerahkan fasum dan fasosnya,” imbuhnya.
Pria yang akrab disapa Ayik itu menyampaikan, terdapat puluhan pengusaha properti yang sampai saat ini belum menyerahkan PSU kepada pemkab.
Namun, semuanya mulai membangun komunikasi penyerahan ke lembaganya. Namun, beberapa administrasi yang dipersyaratkan banyak yang belum dinilai.
Wakil Ketua DPRD Bangkalan Fatkurrahman meminta dinas terkait memfasilitasi pengembang yang telah menyerahkan fasum-fasosnya. Juga tidak mempersulit proses penyerahannya.
”Iktikad baik para pengembang itu segera difasilitasi. Pengembang yang berkasnya belum lengkap diharapkan cepat melengkapi supaya bisa diperbaiki apa yang menjadi kebutuhan sarana di perumahan,” pungkasnya. (ay/jup)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia