BANGKALAN, RadarMadura.id – Keberadaan SMA di Bangkalan cukup banyak. Namun, rata-rata sekolah swasta. Jika dibandingkan jumlah SMA swasta di Bangkalan, hampir enam kali lipat dibandingkan sekolah negeri.
Kasi SMA PK PLK Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Bangkalan Moh. Fauzi menyampaikan, sekolah di bawah naungan lembaganya didominasi swasta. Sedangkan lembaga negeri yang ada belum merata di setiap kecamatan.
”Sekolah yang ada di kecamatan tidak semuanya negeri. Rata-rata adalah swasta,” katanya kemarin.
Saat ini terdapat 69 SMA di Bangkalan. Sedangkan yang statusnya negeri hanya 10. Sementara sisanya adalah swasta yang berada di bawah naungan yayasan. Sedangkan untuk sekolah luar biasa (SLB) jumlahnya empat lembaga dan hanya satu yang negeri.
”Seharusnya memang di setiap kecamatan ada sekolah negerinya,” ujar Fauzi.
Pendirian lembaga pendidikan baru saat ini sangat sulit. Sebab, harus mempertimbangkan banyak aspek. Mulai dari analisis lingkungan hingga letak geografis dengan lembaga lainnya.
Sedangkan sekolah swasta yang ada saat ini rata-rata berada di setiap kecamatan dan jaraknya tidak begitu jauh. ”Analisis kebutuhan lingkungan itu perlu, apalagi di swasta terkadang mereka lengkap dari semua jenjang,” ucapnya.
Meski sekolah negeri belum merata, keberadaannya sudah dianggap cukup. Sebab, saat penerimaan peserta didik baru (PPDB), sebagian besar banyak yang tidak terpenuhi.
”Misalnya pada 2023, pagu PPDB kita 6.500 siswa. Namun, yang terpenuhi hanya 4.500 siswa. Itu artinya, sekolah kita sudah cukup, tapi siswanya malah yang kurang,” pungkansya. (ay/jup)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Ina Herdiyana