SUMENEP, RadarMadura.id – Seorang pemuda bernama Is’adur Rofiq, ditemukan tewas setelah sebelumnya dilaporkan tenggelam di perairan area Pelabuhan Dungkek, Desa Lapa Laok, Kecamatan Dungkek.
Jasad pemuda 22 tahun itu ditemukan sekitar pukul 22.40 WIB, sebelumnya korban dilaporkan tenggelam pukul 14.30 WIB.
Kasihumas Polres Sumenep AKP Widiarti Setyoningtyas membenarkan bahwa korban telah ditemukan setelah dilakukan upaya pencarian oleh petugas dan warga setempat.
”Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” terangnya.
Widi menuturkan, korban sebelumnya dilaporkan melompat dari jembatan pelabuhan pada Senin (9/2).
Peristiwa itu disaksikan oleh seorang pelajar yang saat itu tengah berada di sekitar lokasi.
Kronologinya, kata Widi, kejadian itu bermula saat korban bersama Mustafi, bapak korban, pulang ke rumahnya di Desa/Kecamatan Dungkek sehabis berobat ke RSUD dr H Moh. Anwar Sumenep. Diketahui korban mempunyai penyakit gangguan jiwa.
Korban kemudian keluar dari rumah tanpa sepengetahuan keluarga hingga akhirnya dilaporkan tenggelam.
”Saat kejadian ada seorang pelajar bernama Rio melihat korban melepaskan baju, songkok, dan sandalnya dan langsung melompat dari jembatan,” ujarnya.
Koordinator Pos SAR Sumenep Nur Hadi Santoso menjelaskan, proses pencarian sempat dihentikan karena kondisi lapangan tidak memungkinkan.
Menurutnya, jarak pandang sangat terbatas. Sehingga, pencarian tidak bisa dilakukan secara maksimal.
Tim SAR gabungan bersama warga setempat sebelumya menyisir area sekitar jembatan dan perairan pelabuhan dengan peralatan terbatas.
Faktor gelap dan jarak pandang yang minim menjadi kendala utama.
Menurut dia, setelah sekitar satu jam pencarian dihentikan, tim SAR kembali menerima laporan dari warga yang berada di sekitar pelabuhan.
”Setelah mendapatkan informasi, tim langsung bergerak ke lokasi,” katanya.
Dia menambahkan, petugas kemudian melakukan pengecekan di lokasi yang dilaporkan oleh warga dan memastikan keberadaan korban. Korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia.
”Korban ditemukan dalam jarak sekitar 30 meter dari titik awal korban diduga jatuh,” tandasnya. (tif/han)
Editor : Hera Marylia Damayanti