SUMENEP, RadarMadura.id – Jabatan M. Syahwan Efendi sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sumenep diperpanjang untuk tiga bulan ke depan.
Perpanjangan masa jabatan Pj itu berlaku mulai Kamis (1/1).
Awalnya, Syahwan Efendi ditunjuk sebagai Pj Sekkab mulai Selasa (30/12/2025). Dia diplot menggantikan posisi Edy Rasiyadi yang purnatugas.
Status Pj itu di penghujung 2025. Hingga diperpanjang untuk tiga bulan ke depan.
”Maka, baru akan berakhir Maret mendatang,” ujar Pj Sekkab Sumenep Syahwan Efendi.
Anggota Komisi I DPRD Sumenep Hairul Anwar berharap pengisian kekosongan jabatan definitif segera dilakukan.
Sementara wakil rakyat akan memperketat pengawasan pengisian kekosongan jabatan.
”Harapan kita, pemerintahan semakin baik dan bagus. Sehingga, pelayanan masyarakat, pengelolaan keuangan, dan pembangunan dapat dirasakan secara merata,” tegasnya.
Pengisian kekosongan jabatan strategis harus dilakukan secara objektif dengan mengedepankan prinsip fairness.
Juga, harus mempertimbangkan kompetensi, kinerja, dan rekam jejak.
”Jika tidak menerapkan meritokrasi, ya tidak bagus. Itu harus diterapkan sebagai wujud good governance,” ucapnya.
Hingga saat ini, internalnya belum memperoleh penjelasan langsung dari eksekutif terkait penerapan prinsip meritokrasi di lingkungan Pemkab Sumenep.
Sebab, Pj Sekkab dan Plt Kepala BKPSDM dan Kabag Organisasi Setkab Sumenep dua kali tidak menghadiri rapat kerja bersama internalnya.
”Itu dia masalahnya, kami kan belum tahu ini. Makanya mau kita tanyakan, apa jawaban mereka. Tapi, mereka saja diundang tidak datang,” ujarnya.
Hairul mengaku sempat kecewa saat mitra kerjanya tidak hadir dalam rapat kerja bersama internalnya.
Sebab, rapat kerja bagian dari fungsi pengawasan legislatif terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah.
”Kita ini mau berdiskusi, mau bertanya, mau menanyakan langkah dan perencanaan mereka untuk membuat OPD di Sumenep ini semakin baik. Itu yang mau kita diskusikan bersama. Kita undang, tidak datang, gimana ceritanya,” ungkapnya.
Meski demikian, komisi I memastikan akan kembali menjadwalkan pemanggilan terhadap pihak eksekutif.
”Kita akan mengundang lagi pasti. Kita agendakan minggu depan karena masih ada kesibukan. Bahkan, kalau bisa nanti kita datangi mereka,” tandasnya. (tif/jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti