
SUMENEP, RadarMadura.id – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Sumenep memperluas sosialisasi perlindungan sosial (perlinsos) hingga tingkat desa.
Kecamatan Kota menjadi titik awal pelaksanaan sebelum kegiatan tersebut menjangkau wilayah daratan dan kepulauan.
Sosialisasi ini melibatkan perangkat desa sebagai penghubung informasi antara pemerintah dan masyarakat.
Mereka diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada warga mengenai layanan perlindungan sosial sekaligus membantu mengarahkan masyarakat sesuai kebutuhan.
Kepala Dinsos P3A Sumenep Dr. R. Abd. Rahman Riadi, S.E., M.M. mengatakan, keterlibatan perangkat desa penting untuk memperluas jangkauan informasi perlinsos. Sebab, pemerintah desa dinilai memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat.
”Perangkat desa memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi perlinsos kepada masyarakat. Karena itu, kami mendorong keterlibatan mereka agar informasi layanan perlindungan sosial lebih mudah dipahami warga,” katanya.
Pada tahap awal, sosialisasi direncanakan menyasar 18 kecamatan di wilayah daratan.
Setelah itu, kegiatan serupa akan dilanjutkan ke sembilan kecamatan di wilayah kepulauan.
Dengan demikian, 27 kecamatan di Sumenep diharapkan mendapat akses informasi mengenai program tersebut.
Rahman menegaskan, sosialisasi secara bertahap dilakukan agar penyampaian informasi dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




