
SUMENEP, RadarMadura.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dalam menerapkan pembangunan yang adil dan responsif gender berbuah manis.
Indikasinya, nilai administrasi Pengarusutamaan Gender (PUG) Kabupaten Sumenep tembus angka fantastis 940,8 dan masuk kategori mentor.
Capaian gemilang ini diumumkan saat memasuki tahap verifikasi lapangan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) untuk memastikan kesesuaian dokumen administrasi dengan pelaksanaan kebijakan nyata di lapangan.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Sumenep Abd. Rahman Riadi menyampaikan rasa syukur atas nilai tersebut.
Meski tinggi, penilaian belum final karena masih harus dibuktikan melalui pemeriksaan langsung.
”Verifikasi lapangan ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah data administrasi yang masuk ke Kabupaten Sumenep sesuai dengan kondisi di lapangan,” terang Rahman.
Rahman menjelaskan, pemeriksaan Kemen PPPA mencakup berbagai aspek pelaksanaan PUG, mulai dari komitmen kepala daerah hingga dokumen perencanaan perangkat daerah.
Menurut dia, rencana strategis (renstra) dan rencana kerja (renja) organisasi perangkat daerah (OPD) di Sumenep telah diarahkan agar responsif gender, termasuk dalam pengalokasian anggaran yang adil.
Salah satu penerapannya terlihat sangat konkret di lapangan. Pengelolaan data di OPD sudah dipilah berdasarkan jenis kelamin.
Selain itu, sejumlah kantor OPD telah menyediakan fasilitas pendukung bagi perempuan, seperti ruang laktasi untuk ibu menyusui. Pemisahan toilet laki-laki dan perempuan juga menjadi standar pelayanan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




