Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kuota BLT DBHCHT Berkurang Separo

A
Penulis: Amin Basiri❯
MENANAM: Petani tengah menanam tembakau di Desa Pakondang, Kecamatan Rubaru, Sumenep, Jumat (1/5).
MENANAM: Petani tengah menanam tembakau di Desa Pakondang, Kecamatan Rubaru, Sumenep, Jumat (1/5).

Advertisement

SUMENEP, RadarMadura.id – Jumlah penerima bantuan langsung tunai (BLT) dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) tahun ini berkurang jika dibandingkan 2025.

Tahun lalu, jumlah penerima bantuan mencapai 5.100 orang. Tahun ini, kuota yang tersedia hanya 2.600 penerima.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Sumenep Abd. Rahmad Riadi menuturkan, tahun ini jumlah penerima BLT DBHCHT berkurang akibat pagu anggarannya minim.

Advertisement

Tahun lalu jumlah penerima mencapai 5.100 orang karena ada tambahan anggaran pada APBD Perubahan. 

”Sebenarnya kalau APBD murni tahun lalu jumlah penerima hampir sama dengan yang sekarang,” tuturnya. 

Dia menyampaikan, saat ini pihaknya masih menunggu data para penerima manfaat dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) dan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker).

Advertisement

Menurutnya, data penerima bantuan sedang diverifikasi dan validasi di kedua instansi tersebut. 

”Pendataan buruh tani tembakau dilakukan DKPP, sementara buruh pabrik tembakau datanya di disnaker,” ucapnya. 

Rahman menjelaskan, pencairan BLT DBHCHT ditargetkan lebih awal dibandingkan tahun sebelumnya. Pencairan bisa dilakukan pada Juni atau Juli.

”Uang itu sangat vital bagi buruh tani. Tahun sebelumnya dicairkan Agustus,” terangnya. 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Dinsos Sumenep Salurkan Sembako untuk Sembilan Nelayan Raas

Dinsos Sumenep Salurkan Sembako untuk Sembilan Nelayan Raas

Kepala Dinsos P3A Sumenep Abd. Rahman Ruadi mengatakan, penyaluran bantuan tersebut sesuai arahan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

Pemkab Jemput Sembilan Nelayan di Bali

Pemkab Jemput Sembilan Nelayan di Bali

Kepala Dinsos P3A Sumenep R. Abd. Rahman Riadi mengatakan, penjemputan sembilan nelayan tersebut akan dilakukan bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumenep.

Dinsos Sumenep Cegah Perkawinan Anak lewat Film Gelap Mata di Ujung Janji

Dinsos Sumenep Cegah Perkawinan Anak lewat Film Gelap Mata di Ujung Janji

Abd. Rahman mengatakan, lewat film Gelap Mata di Ujung Janji ini hendaknya memberi ruang bagi peserta untuk berdiskusi secara terbuka, memahami dampak perkawinan usia anak, dan merumuskan langkah pencegahan yang nyata.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer