SUMENEP, RadarMadura.id - Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Sumenep kini memiliki belasan atlet binaan.
Namun, program latihan yang dijalankan belum maksimal lantaran peralatan latihan sangat terbatas.
Ketua PABSI Sumenep Rusdi Rahman menyampaikan bahwa jumlah atlet binaan saat ini cukup banyak, terdiri dari kelompok junior hingga senior. ”Untuk atlet, kami memiliki sekitar 11 orang, ujarnya.
Menurut Rusdi, para atlet hampir setiap hari menjalani latihan. Sebab, ritme latihan sangat berpengaruh terhadap kemampuan fisik hingga stabilitas berat badan atlet.
”Jadi, atlet terus kami beri jadwal latihan meski tidak ada kejuaraan, ucapnya.
Namun, pihaknya menghadapi kendala serius. Salah satunya, lokasi latihan yang berada di sisi timur Stadion A. Yani terlalu sempit, sehingga atlet kurang leluasa berlatih.
Selain itu, peralatan latihan yang dimiliki PABSI Sumenep jumlahnya minim dan ukurannya cukup besar sehingga memakan banyak tempat. ”Tempat latihan kami kecil, tegasnya.
Rusdi menambahkan, sebagian peralatan yang ada kondisinya juga sudah lama. Sehingga, perlu penambahan dan pengadaan peralatan baru agar latihan lebih efektif.
”Peralatan kami sedikit dan sudah membutuhkan pembaruan, imbuhnya. (iqb/han)
Editor : Amin Basiri