Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ra Hasan Iroqi Ajari Santri Bercocok Tanam

B
Penulis: Berta SL Danafia❯
SERBA ADA: Ra Hasan Iroqi memperlihatkan sayur-mayur yang ditanaman menggunakan media polybag di samping rumahnya, Desa Kramat, Kecamatan Kota Bangkalan, Senin (11/3). (ZEINAL ABIDIN/JPRM)
SERBA ADA: Ra Hasan Iroqi memperlihatkan sayur-mayur yang ditanaman menggunakan media polybag di samping rumahnya, Desa Kramat, Kecamatan Kota Bangkalan, Senin (11/3). (ZEINAL ABIDIN/JPRM)

​BANGKALAN, RadarMadura.id – Di tengah kesibukannya mengajar dan mencerdaskan generasi bangsa, Ra Hasan juga tidak lupa mengajak santri belajar cara bercocok tanam yang baik.


Advertisement

Apalagi, rata-rata santri yang mondok di lembaganya mayoritas berasal dari kalangan menengah ke bawah.

Misalnya, santri diajarkan cara membuat pupuk organik mengggunakan bahan-bahan alami yang mudah didapatkan.

Dia berkeinginan santrinya bisa mengubah mindset petani di lingkungan sekitarnya yang selama ini bergantung pada pupuk kimia.

Advertisement

​”Sebagian santri sudah mahir membuat pupuk cair berbahan alami. Bahkan dalam segi praktiknya lebih pintar dari saya,” urainya.

​Pihaknya berharap, para santri mengembangkan sektor pertanian di kampung halaman masing-masing. Namun, pengelolaan pertanian tidak mengeluarkan banyak biaya produksi.

Dalam waktu dekat, Ra Hasan Iroqi berencana menanam padi di lingkungan sekolah. Setiap anak usia dini nantinya akan dikenalkan untuk menyiram padi setiap hari.

Advertisement

”Kenapa padi yang akan saya tanam? Sebab, padi merupakan sumber pangan utama kita. Setidaknya, anak-anak tahu cara menanam padi yang baik,” paparnya. (za/jup)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Advertisement
Editor : Berta SL Danafia
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Oknum Guru Diduga Cabuli Santri Berulang Kali

Oknum Guru Diduga Cabuli Santri Berulang Kali

Wiwin Endarwati menegaskan, pengelola lembaga pendidikan perlu membangun sistem pengawasan yang jelas, menyediakan ruang pengaduan yang aman, serta memastikan setiap laporan ditindaklanjuti secara serius.

Digitalisasi Pesantren, Antara Kemudahan dan Kemudaratan

Digitalisasi Pesantren, Antara Kemudahan dan Kemudaratan

Ponpes Al-Falah Kepang juga memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan konten edukatif dan kegiatan pesantren sebagai bagian dari syiar.

Polisi Belum Seret Terduga Pelaku Penganiayaan Santri di Kecamatan Batumarmar

Polisi Belum Seret Terduga Pelaku Penganiayaan Santri di Kecamatan Batumarmar

Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Yoyok Hardianto menyatakan, penyidik masih mendalami laporan kasus tersebu

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer