Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Oknum Guru Diduga Cabuli Santri Berulang Kali

H
Penulis: Hera Marylia❯
Ilustrasi pencabulan. (JawaPos.com)
Ilustrasi pencabulan. (JawaPos.com)

Advertisement

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Tempat belajar semestinya menjadi ruang aman bagi santri.

Namun, seorang guru madrasah berinisial B justru dilaporkan ke polisi atas dugaan pencabulan terhadap santrinya yang masih di bawah umur.

Dugaan perbuatan itu disebut berlangsung berulang kali sejak 2025 hingga 2026.

Advertisement

Kasus tersebut baru terungkap setelah orang tua korban mendapat informasi dari teman anaknya, lalu mengonfirmasi hal tersebut langsung kepada korban.

Kasihumas Polres Pamekasan Ipda Yoni Evan Pratama membenarkan adanya laporan tersebut.

Advertisement

Laporan disampaikan orang tua korban setelah mengetahui dugaan tindakan yang dialami anaknya.

”Setelah orang tua menerima laporan, mereka langsung melapor ke polisi,” ujar perwira pertama (Pama) Polri dengan pangkat tiga balok emas di pundaknya itu.

Evan melanjutkan, berdasarkan keterangan keluarga, dugaan pencabulan itu terjadi di salah satu madrasah tempat korban menimba ilmu. Aksi bejat pelaku itu diduga lebih dari sekali.

Saat ini polisi masih mendalami kronologi dan memastikan rangkaian kejadian berdasarkan bukti serta keterangan saksi.

”Dari pengakuan keluarga korban, aksi pelaku sudah berkali-kali, tapi masih kita dalami,” tuturnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Aktivis Curiga Ada Keterlibatan Oknum Dewan, Diduga Jadi Pemodal Usaha Rokok Bodong

Aktivis Curiga Ada Keterlibatan Oknum Dewan, Diduga Jadi Pemodal Usaha Rokok Bodong

Boby meminta Bea Cukai Madura tidak gentar mengusut kasus tersebut. Penelusuran harus dilakukan hingga mengungkap pemilik usaha dan asal-usul rokok yang kini berstatus barang dikuasai negara.

Korban Diminta Setor Bukti Tambahan, Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Menyeret Oknum Polisi

Korban Diminta Setor Bukti Tambahan, Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Menyeret Oknum Polisi

Kasihumas Polresta Sumenep Ipda Ach. Putrawardana menyatakan, internalnya telah memanggil EH untuk diklarifikasi dan diperiksa terkait persoalan hukum yang tengah membelit terlapor.

Berkas Perkara Kasus Dugaan Pencabulan Oknum Guru di Kangean Belum Dilimpahkan

Berkas Perkara Kasus Dugaan Pencabulan Oknum Guru di Kangean Belum Dilimpahkan

Penyidik Polresta Sumenep masih menyelesaikan pemberkasan sebelum perkara tersebut memasuki tahap penuntutan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer