
BANGKALAN, RadarMadura.id - Sejumlah pesantren memanfaatkan kemajuan dunia digital dengan baik. Salah satunya Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Falah Kepang, Bangkalan. Yakni, untuk mempermudah aktivitas pesantren.
Wakil Ketua Umum Pengurus Ponpes Al-Falah Kepang Miftahul Ulum mengatakan, digitalisasi sangat membantu.
Antara lain memudahkan koordinasi dan komunikasi antar-pengurus dalam menjalankan kegiatan pesantren.
”Dengan adanya digitalisasi ini mempermudah kami para pengurus untuk berkoordinasi dan komunikasi semua kegiatan pondok,” jelasnya.
Kedepan, pesantren berencana menerapkan sistem transaksi digital atau e-wallet bagi santri.
Sistem tersebut diharapkan meminimalkan risiko kehilangan uang sekaligus mengendalikan pengeluaran melalui pembatasan belanja harian.
”Wali santri juga bisa mengukur setiap bulan biaya yang akan dikirimkan ke anaknya,” imbuhnya.
Meski memberikan kemudahan, perkembangan teknologi juga membawa dampak negatif.
Di antaranya, kecanduan game saat liburan dan penggunaan media sosial yang kurang bijak.
”Di era sekarang ini penangannnya lebih sulit ketimbang dulu,” katanya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




