RadarMadura.ID – Majas Hiperbola merupakan salah satu ragam gaya bahasa yang mempunyai fungsi melebihkan sesuatu.
Dalam konteks bahasa, Majas Hiperbola adalah Majas yang digunakan untuk mengeksaggerasi suatu hal secara berlebihan, baik dari segi kuantitas maupun kualitas.
Dengan kata lain, Majas Hiperbola membuat suatu pernyataan terlihat lebih besar atau lebih kecil dari kenyataan.
Majas Hiperbola digunakan untuk menadapat daya Tarik pembaca supaya lebih antusias terhadap teks yang disajikan
Tujuan utama menggunakan Majas Hiperbola adalah untuk menjelasakan secara menyeluruh dan meyakinkan pembaca bahwa apa yang dijelaskan lebih masuk akal.
Sederhanya, Majas Hiperbola digunakan secara berlebihkan untuk memberikan kebenaran yang ada di lapangan.
Majas Hiperbola merupakan salah satu alat ekspresi dalam bahasa Indonesia yang memungkinkan kita untuk mengekspresikan ide atau perasaan dengan cara yang dramatis dan berlebihan.
Dengan memahami kaidah penggunaannya, kita dapat menggunakan Majas Hiperbola dengan bijak dan efektif dalam berkomunikasi.
Contoh Peggunaan Majas Hiperbola:
1. “Lihat tumpukan padi yang menggunung itu!”
2. Banjir dengan cepat menerjang apa saja, menerkam ratusan rumah dan menelan mobil di jalanan
3. Mala mini sangat dingin hingga kulitku terasa beku
4. Bunga yang bermekaran di padang luas itu seperti hamparan permadani
5. Pohon-pohon menjulang tinggi keatas langit menembus awan
6. Setelah hujan reda, sinar matahari kembali menyelinap dibalik dedaunan.
7. Suara burung dibelakang rumah seperti iringan orchestra
8. Jangan lama-lama diluar, panasnya meyengat kulit
9. Rumah kosong itu seperti mengawasi kita dari tadi
Kesimpulannya adalah Majas Hiperbola digunakan untuk mengungkapkan fakta dilapangan dengan menggunakan bahasa yang lebih dramatis.
Demikianlah informasi singkat mengenai pengertian dan contoh Majas Hiperbola. Semoga bermanfaat.***
Editor : Amin Basiri