PAMEKASAN, RadarMadura.id – Anggaran Pilkada 2029 mulai dicicil sedikit demi sedikit. Pemkab Pamekasan merancang penyisihan Rp 20 miliar per tahun agar kebutuhan Rp 60 miliar terpenuhi tanpa mengguncang APBD.
Skema cicilan itu disiapkan setelah dewan memberikan lampu hijau pembentukan dana cadangan Pilkada 2029.
Dengan pola bertahap selama tiga tahun, beban anggaran tidak akan menumpuk pada satu tahun anggaran berjalan.
Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman mengatakan, alokasi Rp 20 miliar per tahun masih bersifat rencana awal. Pemerintah daerah tetap membuka ruang evaluasi sesuai kondisi fiskal pada tahun anggaran berikutnya.
”Rencana saat ini memang akan menyisihkan APBD sebesar Rp 20 miliar per tahun. Tapi kita lihat nanti pada tahun depan mungkin ada perubahan,” ujarnya.
Fleksibilitas itu diperlukan agar penyisihan anggaran tetap sejalan dengan kebutuhan masyarakat. "Program prioritas seperti pendidikan hingga pembangunan infrastruktur dasar dipastikan tetap menjadi perhatian utama," tegasnya.
Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur menyatakan, dewan akan mengawal konsistensi penyisihan anggaran tersebut.
Persetujuan legislatif terhadap dana cadangan diberikan dengan pertimbangan menjaga stabilitas fiskal daerah.
Dia menegaskan, persetujuan menabung dana untuk kegiatan pilkada serentak itu atas dukungan fraksi dan komisi DPRD Pamekasan.
”Berdasarkan perkiraan, kebutuhan Pilkada 2029 sebesar Rp 60 miliar,” tandasnya. (afg/yan)
Editor : Amin Basiri