Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kejutan untuk Guru

A
Penulis: Amin Basiri❯
Ilustrasi Cerpen Kejutan untuk Guru
Ilustrasi Cerpen Kejutan untuk Guru

Advertisement


Oleh Istifadah Maulana Syarifah*


Advertisement

Bu Desty memberi tugas kepada anak-anak untuk membuat aksesori. Aksesori tersebut bisa berupa kalung, gelang, dan cincin. Hasilnya dikumpulkan minggu depan. Tugas ini merupakan tugas kelompok. Tiap kelompok terdapat tiga sampai dengan lima orang. Kelompok pertama adalah Dina, Siti, dan Rahman.

Dina, Siti, dan Rahman mempunyai cara yang berbeda terkait tugas tersebut. Ini berkaitan dengan hari ulang tahun Bu Desty dan peringatan Hari Pendidikan Nasional. Apakah rencana mereka akan berhasil?

Sore hari, Dina, Siti, dan Rahman segera bergegas membuat aksesori dimaksud. Mereka berembuk tentang bahan dan alat yang akan digunakan.

Advertisement

”Beli di toko pamanku saja,” usul Dina.

”Bisa gratis, nih?” Siti bercanda.

”Ih, gratis?” Dina cemberut.

”Minimal, ada potongan harga,” sambung Rahman. 

Mereka pergi ke toko paman Dina untuk membeli benang sebagai bahan aksesori. Benang yang dipilih sesuai warna kesukaan masing-masing. Mereka juga membeli pernak-pernik agar hasil keterampilannya cantik.

”Ini gambar kepala boneka lucu,” Dina menunjuk gambar boneka kecil terbuat dari kain.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Perjuangan Ifaikah Kalidin, Finalis 10 Besar Piala H.B. Jassin Kategori Penulisan Cerpen Tingkat Internasional, Menyuarakan Hak Perempuan lewat Cerita Moseng Kembhâng

Perjuangan Ifaikah Kalidin, Finalis 10 Besar Piala H.B. Jassin Kategori Penulisan Cerpen Tingkat Internasional, Menyuarakan Hak Perempuan lewat Cerita Moseng Kembhâng

Ifaikah Kalidin mengatakan, cerita yang lahir dari kejujuran akan selalu memiliki jalan untuk menemukan pembacanya.

Alasan Panamrin Sering Terdiam

Alasan Panamrin Sering Terdiam

Mereka menyebutnya panjha’ –penguasa ritme. Saat ia memukul kendang, iramanya presisi seperti detak jantung yang diatur logika ketat.

Sinyal Jiwa di Layar Kaca

Sinyal Jiwa di Layar Kaca

Citra menjelaskan dengan bahasa yang sangat membumi, diselingi analogi-analogi jenaka khas anak muda.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer