Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fantastis! Satu Gerai Pembangunan Sarpras KDKMP Telan Dana Rp 1,6 Miliar

H
Ilustrasi koperasi.
Ilustrasi koperasi.

BANGKALAN, RadarMadura.id – Pemerintah pusat mengucurkan dana untuk pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Alokasinya Rp 1,6 miliar untuk KDKMP di setiap desa. Pelaksana yang ditunjuk dalam kebijakan itu PT Agrinas Nusantara.


Advertisement

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskop umdag) Bangkalan Moh. Rasuli menyatakan, sudah ada 49 gerai yang dibangun di Kota Zikir dan Salawat. Semuanya digarap PT Agrinas Nusantara.

”Sementara ada 50 desa yang siap membangun (gerai KDKMP),” ujarnya Rabu (17/12)

Pihaknya tidak tahu secara detail lahan yang digunakan untuk pembangunan gerai KDKMP. Yang sebagian besar dibangun di atas lahan milik pemerintah desa (pemdes). Itu sesuai dengan amanah pemerintah pusat.

Advertisement

”Gerai harus dibangun di atas lahan milik desa, tapi tidak semua desa memiliki lahan yang strategis,” bebernya.

Ketua Komisi I DPRD Bangkalan Fadhurrosi mengatakan, anggaran untuk pembangunan gerai Kopdes Merah Putih tersebut cukup fantastis. Hanya, tidak ideal jika pemerintah pusat menyamaratakan besaran anggaran pembangunan.

Apalagi harga material setiap daerah juga tidak sama. ”Kami justru bertanya, masak iya anggaran se-Indonesia sama, karena harga material di setiap daerah beda-beda,” ucap politikus Demokrat tersebut.

Advertisement

Pembangunan gerai KDKMP menjadi beban baru pemdes. Sebab, pemdes dibebankan beberapa pembiayaan. Misalnya, biaya pengurukan tanah. Terlebih, anggaran yang dikucurkan pemerintah itu untuk pembangunan gedung gerai.

”Kalau lahannya perlu diuruk, terus dari mana biayanya,” tanyanya.

Rosi mengungkapkan, tidak semua desa memilik tanah percaton yang strategis. Sementara jika dipaksakan dibangun di lahan yang tidak strategis, berpotensi memunculkan persoalan baru.

”PT Agrinas Nusantara harus memberikan solusi untuk lahan ini, jangan terlalu dipaksakan harus ada evaluasi dan solusi yang tepat,” pintanya.

Cahirul perwakilan dari PT Agrinas Nusantara Kabupaten Bangkalan terkesan tertutup dan enggan berkomentar saat dihubungi koran ini untuk mengonfirmasi progres pembangunan gerai KDKMP. Dia justru mengarahkan agar mengonfirmasi Kodim 0829/Bangkalan.

”Sebaiknya ke kodim saja, sudah lengkap datanya,” singkatnya. (za/jup)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kebakaran di Lahan Bekas Pabrik Tekstil Diduga Disengaja

Kebakaran di Lahan Bekas Pabrik Tekstil Diduga Disengaja

Kasi Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Bangkalan M. Ortis Iskandar menyatakan, kebakaran di lahan bekas pabrik tekstil itu merupakan yang kedua kalinya selama musim kemarau.

Pembangunan SRT di Sumenep Tunggu Rekomendasi Lahan

Pembangunan SRT di Sumenep Tunggu Rekomendasi Lahan

lahan yang direncanakan sebagai lokasi pembangunan SR masih berstatus lahan sawah dilindungi (LSD).

DKUPP Sumenep Klaim Luas Lahan Tembakau Meningkat

DKUPP Sumenep Klaim Luas Lahan Tembakau Meningkat

Kepala Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep Chainur Rasyid menyatakan, peluang bertambahnya luas tanam tembakau cukup besar.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer