Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kebakaran di Lahan Bekas Pabrik Tekstil Diduga Disengaja

H
Penulis: Hera Marylia❯
LUDES: Tim damkar Bangkalan saat memadamkan kobaran api di lahan eks Maduratex, Kecamatan Kamal, Kamis (10/9). (DAMKAR BANGKALAN UNTUK JPRM)
LUDES: Tim damkar Bangkalan saat memadamkan kobaran api di lahan eks Maduratex, Kecamatan Kamal, Kamis (10/9). (DAMKAR BANGKALAN UNTUK JPRM)

Advertisement

BANGKALAN, RadarMadura.id – Lahan bekas pabrik tekstil di Desa Gili Timur, Kecamatan Kamal, terbakar sekitar pukul 23.00, Rabu (9/9) malam.

Pihak pemadam kebakaran menduga peristiwa itu disengaja. Yaitu, dibakar oknum tidak bertanggung jawab.

Kasi Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Bangkalan M. Ortis Iskandar menyatakan, informasi kebakaran itu baru diterima personelnya sekitar pukul 23.00.

Advertisement

Sehingga, anggotanya langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pemadaman api.

Setibanya di lokasi, kobaran api cukup besar. Sehingga, dibantu truk tangki milik Lanal Batuporan. Setelah satu jam berjibaku, akhirnya petugas bisa menjinakkan api.

”Kurang lebih butuh waktu sekitar satu jam untuk memadamkan api,” ujarnya.

Advertisement

Kebakaran di lahan bekas pabrik tekstil itu merupakan yang kedua kalinya selama musim kemarau.

Peristiwa serupa juga terjadi di wilayah Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh, Sabtu (5/9).

Beruntungnya peristiwa itu tak sampai merembet ke permukiman warga.

Ortis menduga, kebakaran lahan kosong yang terjadi belakangan memang disengaja oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bupati Launching Penyaluran Sejuta Liter Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Kekeringan 

Bupati Launching Penyaluran Sejuta Liter Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Kekeringan 

Ketua Forum Sampang Sehat (FSS) Sampang Siti Farida mengutarakan, kegiatan distribusi sejuta liter air bersih ini merupakan agenda rutin tahunan.

Kekeringan di Kota Keris Meluas, Puluhan Desa Masuk Tanggap Darurat

Kekeringan di Kota Keris Meluas, Puluhan Desa Masuk Tanggap Darurat

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep Abd. Kadir mengatakan, perluasan wilayah terdampak menjadi dasar penetapan status tersebut.

BPBD: Penanganan Kekeringan Montorna dan Prancak Jadi Prioritas

BPBD: Penanganan Kekeringan Montorna dan Prancak Jadi Prioritas

pendistribusian air bersih ke Montorna dan Prancak dilakukan setiap hari agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer