SAPEKEN, RadarMadura.id – SMAN 1 Sapeken (Smaken) meluncurkan program unggulan baru bernama Asrama Garuda. Program ini khusus diperuntukkan bagi siswa/siswi dari pulau-pulau di sekitar Sapeken, Sumenep.
Sekolah menyediakan fasilitas tinggal gratis sebagai bentuk kepedulian terhadap beban ekonomi orang tua di wilayah kepulauan.
Kepala SMAN 1 Sapeken Fujianto mengatakan Asrama Garuda lahir dari kebutuhan mendasar anak-anak kepulauan untuk mendapatkan akses pendidikan yang setara.
”Kami ingin memastikan tidak ada anak berbakat yang terhenti sekolahnya karena jarak dan biaya. Tinggal gratis, karakter terbina, prestasi mendunia adalah komitmen kami,” ujar Fujianto kemarin (14/7).
Asrama ini bukan sekadar tempat tinggal, tetapi pusat pembinaan menyeluruh agar lulusan SMAN 1 Sapeken mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.
Enam alasan utama mengapa orang tua dan siswa disarankan memilih Asrama Garuda.
Selain tempat tinggal gratis, siswa akan mendapat pendampingan belajar terstruktur, pembinaan akhlak dan keagamaan, pembinaan prestasi akademik dan nonakademik, penguatan budaya literasi dan kepemimpinan, serta pembentukan karakter dan kemandirian.
Fokus utama program pembinaan adalah akhlak mulia, yang diturunkan ke dalam lima bidang.
Bidang spiritual meliputi salat berjamaah, tadarus Al-Qur’an, tahsin dan tahfidz, kajian akhlak, kultum, hingga muhasabah malam.
Seluruh kegiatan di asrama berlandaskan Nilai-Nilai GARUDA: Gigih Belajar, Amanah dalam Bertindak, Religius dan Berakhlak Mulia, Unggul dalam Prestasi, Disiplin dan Mandiri, serta Aktif Berkarya dan Berkontribusi.
Pada bidang akademik, siswa dibina melalui belajar terstruktur, pendalaman materi, bimbingan belajar, persiapan olimpiade, karya ilmiah, dan literasi digital.
Untuk prestasi, asrama menargetkan pembinaan menuju OSN, FLS2N, O2SN, debat, KIR, serta penguasaan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris.
Sementara pembinaan karakter diisi dengan latihan disiplin, manajemen waktu, kepemimpinan, gotong royong, etika pergaulan, dan public speaking.
”Tak ketinggalan life skill seperti kewirausahaan, pengelolaan keuangan sederhana, pertolongan pertama, teknologi informasi, dan keterampilan komunikasi,” terang Fujianto. (*/luq)
Editor : Amin Basiri