Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Dispendik Sumenep Minta Sekolah Lapor jika Menu MBG Tak Layak

Amin Basiri • Senin, 13 Juli 2026 | 07:38 WIB
FOKUS: Sejumlah petugas saat melakukan pemantauan di salah satu dapur MBG di Kecamatan Lenteng, Sumenep.
FOKUS: Sejumlah petugas saat melakukan pemantauan di salah satu dapur MBG di Kecamatan Lenteng, Sumenep.

SUMENEP, RadarMadura.id — Dinas Pendidikan (Dispendik) Sumenep meminta satuan pendidikan untuk terlibat aktif dalam pengawasan program makan bergizi gratis (MBG). 

Bila ditemukan makanan yang tidak layak, pihak sekolah diminta segera melaporkannya ke pengelola satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) agar bisa segera ditindaklanjuti.

Kepala Dispendik Sumenep Moh. Iksan mengatakan, pengawasan yang dilakukan pihak sekolah menjadi bagian penting guna memastikan pelaksanaan program MBG.

Oleh karena itu, setiap kepala sekolah diminta tidak ragu menyampaikan setiap temuan di lapangan.

“Jika ada menu makanan yang dinilai tidak layak, segera sampaikan ke SPPG agar bisa langsung dievaluasi dan diperbaiki,” katanya.

Iksan mengaku, selama ini pihaknya rutin memantau pelaksanaan MBG di sekolah.

Bahkan, juga kerap melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memastikan makanan yang dihidangkan kepada pelajar sesuai dengan standar pelayanan.

“Saya sering datang tanpa pemberitahuan ke sekolah-sekolah dan melihat langsung makanan yang diterima peserta didik. Yang terpenting bagi saya porsinya cukup dan anak-anak kenyang. Kalau urusan kandungan gizinya menjadi kewenangan tim yang membidangi,” terangnya.

Dia menambahkan, hasil pemantauan di lapangan akan menjadi bahan evaluasi bersama agar kualitas layanan MBG terus meningkat.

Oleh karena itu, koordinasi antara sekolah, dispendik, dinas kesehatan, dan pengelola SPPG harus diperkuat sehingga setiap persoalan dapat ditangani dengan cepat.

Selain meningkatkan pengawasan kualitas makanan, Dispendik juga mendorong agar cakupan Program MBG diperluas.

Dengan demikian, seluruh peserta didik di Kabupaten Sumenep dapat menikmati manfaatnya, termasuk pelajar di lembaga pendidikan berbasis pesantren maupun wilayah kepulauan.

“Kami harap pelaksanaan MBG terus disempurnakan, sehingga dapat menjangkau seluruh sekolah, termasuk pesantren dan wilayah kepulauan, seperti Kepulauan Masalembu. Pemerataan adalah hal penting agar semua peserta didik memperoleh manfaat yang sama,” pintanya. (tif/yan)

Editor : Amin Basiri
#Mbg #pengawasan #Inspeksi