
SAMPANG, RadarMadura.id — Pengawasan terhadap program makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Sampang akan diperketat.
Komitmen ini disampaikan langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Sampang Ahmad Mahfudz untuk memastikan program strategis nasional (PSN) tersebut berjalan sesuai petunjuk teknis (juknis).
Wabup Mahfudz mengatakan, peran utama Satgas MBG di tingkat daerah tidak hanya melakukan pembinaan.
Namun, juga pengawasan, pendampingan, monitoring, dan evaluasi terhadap jalannya program tersebut di lapangan.
“Satgas MBG berkomitmen menjalankan amanah sesuai tugas dan fungsi yang telah ditetapkan. Sedangkan untuk penindakan itu kewenangan BGN Pusat,” katanya.
Pria yang menjabat sebagai Ketua Satgas MBG itu menyampaikan, pengawasan dilakukan secara berkesinambungan, yakni dengan melibatkan seluruh unsur yang berperan dalam pelaksanaan MBG.
Mulai dari satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG), Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), ahli gizi, akuntan, hingga mitra-mitra lokal yang menjadi bagian dari rantai penyediaan program.
“Langkah ini ditujukan untuk memastikan seluruh proses pelaksanaan MBG berjalan transparan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat,” tambahnya.
Di luar aspek peningkatan gizi, Mahfudz menyebut Program MBG juga membawa dampak ekonomi bagi masyarakat akar rumput.
Pelibatan pelaku usaha lokal dalam rantai pasok program dinilai mampu menggerakkan roda perekonomian di Kabupaten Sampang secara langsung.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




