JAKARTA UTARA, RadarMadura.id – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan PT Perikanan Indonesia dan CV Bhumiagri Nawasena Perkasa.
Kegiatan untuk meningkatkan kemitraan di sektor perikanan itu berlangsung di Jakarta Utara pada Senin (13/4).
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, Sumenep memiliki sektor perikanan yang cukup besar.
Potensi tersebut harus dikelola dengan maksimal. Karena itu, pihaknya meningkatkan kemitraan dengan banyak pihak.
Tujuannya, agar sektor perikanan di Kota Keris memiliki pasar yang lebih luas.
”Melalui kemitraan ini, kami ingin memastikan hasil perikanan Sumenep mampu menembus pasar yang lebih luas dengan kualitas yang terjamin dan berdaya saing tinggi,” katanya.
Baca Juga: Dua Tersangka Keberatan atas Dakwaan JPU Kasus Dugaan Korupsi BSPS Sumenep 2024
Fauzi menyampaikan, kolaborasi lintas sektor ini dapat memperkuat sistem rantai pasok perikanan yang terintegrasi dan berkelanjutan. Sehingga, kesejahteraan nelayan di Sumenep bisa lebih meningkat.
”Kami ingin nelayan mendapatkan nilai tambah yang lebih besar dari setiap hasil tangkapan mereka,” harapnya.
Dia menjelaskan, kerja sama tersebut akan difokuskan pada penguatan sistem distribusi, peningkatan kualitas produk, hingga pengembangan hilirisasi hasil perikanan.
Bupati Fauzi juga akan mengawal kerja sama tersebut agar berjalan dengan baik.
”Ke depan, kami akan mendorong sistem rantai pasok yang lebih efisien dan terintegrasi, sehingga hasil perikanan dari nelayan Sumenep tidak hanya terserap dengan baik, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi,” tukasnya. (iqb/bil)
Editor : Amin Basiri